ADVERTISEMENT

Cerita Miliarder Sleman Borong Mobil Usai Dapat Uang Gusuran: Beli Pick Up Sampai Jazz

Tim detikcom - detikOto
Senin, 06 Sep 2021 17:17 WIB
Sumianto (51) warga Pundong III, Tirtoadi, Mlati, Sleman jadi miliarder gegara proyek Tol Yogya-Bawen di Sleman
Sumianto, salah satu miliarder asal Sleman yang beli tiga mobil sekaligus Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom
Sleman -

Sumianto (51) jadi miliarder usai lahan seluas 500 meter persegi miliknya digusur untuk proyek Tol Yogya-Bawan. Dia mendapat ganti rugi lebih dari Rp 2,4 miliar, sebagian dari uang tersebut dibelikan mobil untuk menyenangkan sang buah hati.

Warga Pundong III, Tirtoadi, Mlati, Sleman ini membelanjakan uangnya untuk membeli tanah dan tiga unit mobil sekaligus.

"Dapat Rp 2,4 miliar lebih. Digunakan untuk dagang, dikembalikan ke tanah lagi, beli rumah. Selain rumah juga beli mobil, untuk biaya sekolah," kata Suwandi saat ditemui beberapa waktu yang lalu.

Dua unit mobil masing-masing diberikan untuk sang anak. Mobil pertama yang dibelinya ialah Mitsubishi Xpander, sebuah mobil low MPV berkapasitas 7-penumpang.

Kedua, ialah Honda Jazz. Mobil bergaya hatchback yang sudah disuntik mati, dan perannya digantikan oleh City Hatchback RS.

Mobil itu, kata Sumianto merupakan hadiah untuk anaknya yang diterima di perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Selain mobil SUV, ia juga membeli pikap untuk digunakan usaha dekorasi pernikahan.

"Itu hadiah anak masuk kuliah yang satu, yang Xpander. (Pikap) Ini untuk dagang sama usaha dekorasi, yang Jazz untuk anak perempuan. Iya mereka minta dibelikan Jazz sama Scoopy," tuturnya.

Sumianto mengaku meski sudah membeli 3 unit mobil, ia tetap memprioritaskan uang ganti rugi proyek Tol Yogya-Bawen itu untuk membeli rumah. Sejauh ini, ia telah membeli 2 bidang tanah yang sedang dalam proses pembangunan di dekat lokasi rumahnya yang lama.

"Rumahnya udah dapat di selatan Selokan Mataram. Pundong VII sama Pundong III, beli dua tempat," ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mewanti-wanti warganya untuk tidak boros dan bergaya hidup konsumtif setelah menjadi orang kaya baru.

"Tentunya akan ada warga yang memiliki uang banyak. Kami berpesan gunakan itu sebaik-sebaiknya. Jangan boros," kata Kustini, Rabu (1/9).

"Kalau ada uang yang sisa, bisa membuka usaha baru. Entah membuat UMKM, warung makan, atau toko. Harapan saya uang ganti untung digunakan untuk hal-hal yang produktif dari pada konsumtif," pungkasnya.



Simak Video "Ini Dia bZ4X, Mobil Listrik Andalan Toyota di GIIAS 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT