Intip Garasi Gubernur-Wagub Sumbar, Jadi Kontroversi Beli Mobil Dinas Baru saat Pandemi

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 18 Agu 2021 14:28 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi (Jeka-detikcom)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi (Jeka-detikcom)
Jakarta -

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wakilnya, Audy Joinaldy tengah menjadi perbincangan lantaran mendapatkan mobil dinas baru di tengah pandemi COVID-19. Menilik isi garasi dari Mahyeldi dan Audy Joinaldy, ada apa saja koleksinya?

Dikutip detikcom dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rabu (18/8/2021) tercatat Gubernur Sumbar Mahyeldi memiliki total kekayaan sebesar Rp 2,5 miliar, tepatnya Rp 2.576.913.354. Harta tersebut merupakan data yang disampaikan pada 25 Februari 2021.

Urusan garasi, Mahyeldi memiliki dua sepeda motor dan dua unit mobil. Totalnya mencapai Rp 286,4 juta.

Berdasarkan data LHKPN, mobil yang didaftarkan Mahyeldi di antaranya Kijang Innova G tahun 2011 ditaksir Rp 130 juta, dan Toyota Fortuner 2016 seharga Rp 138,4 juta.

Untuk sepeda motor terdiri dari Honda Beat tahun 2013 Rp 8 juta, dan sepeda motor berkode X1B02N04L0 (BeAT) lansiran 2016 seharga Rp 10 juta. Tidak ada daftar kendaraan lain yang tercatat sebagai milik Mahyeldi.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy punya harta dan isi garasi yang lebih mewah. Dia memiliki total kekayaan sebesar Rp 58.110.000.000, sebesar Rp 1.050.000 di antaranya merupakan alat transportasi dan mesin.

Nilai Rp 1 milaran tersebut semuanya adalah mobil yang terdiri dari BMW 318 i tahun 2014 senilai Rp 250 juta, BMW X4 tahun 2016 seharga 500 juta, dan Toyota Fortuner 2016 yang ditaksir Rp 300 juta.

Gubernur dan Wagub Sumbar mendapatkan mobil dinas baru

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) jadi sorotan setelah keduanya membeli mobil dinas baru di tengah pandemi COVID-19. Dua mobil itu fantastis, kendaraan baru Wagub malah lebih mahal harganya.

Dua unit mobil dinas baru itu adalah Mitsubishi Pajero yang dipakai Gubernur Mahyeldi dan Hyundai Palisade untuk Wagub Audy Joinaldy.

Menurut Mahyeldi, pengadaan mobil dinas baru dianggarkan karena mobil lama sudah tidak bisa digunakan lagi. Mahyeldi menyebut kondisi mobil lama sudah bermasalah.

"Remnya blong dan segala macam. Yang lama beberapa kali ada gangguan transmisinya walaupun sudah kita servis, jadi tidak safety. Saya kira mobil yang saya pakai anggaran yang dialokasikan Rp 1,4 M kalau tidak salah. Kita beli yang di bawah itu. Kepala dinas juga ada yang menggunakan mobil (baru)," kata Mahyeldi saat ditanya wartawan, Selasa (17/8/2021).

Anggota DPRD Sumbar Nofrizon menganggap Gubernur tak punya kepekaan atas nasib masyarakatnya. Mantan Wakil Ketua Pansus COVID-19 itu menyebut pengadaan mobil dinas baru di tengah pandemi ini merupakan sesuatu yang tak elok.

"Sungguh tak elok dan tak pantas dalam kondisi sekarang melakukan pengadaan mobil dinas. Alasannya mobil lama rusak. Memangnya Gubernur hanya punya satu mobil. Cek di garasinya. Tak masuk akal alasan yang dipakai," ujar politikus Partai Demokrat ini.

Simak video 'Gerindra Sumbar soal Mobdin Gubernur-Wagub: Ini Lukai Rasa Keadilan':

[Gambas:Video 20detik]



(riar/din)