Isi Garasi Irjen Rudy Sufahriadi yang Dicopot dari Kapolda Jabar

Tim detikcom - detikOto
Senin, 16 Nov 2020 20:37 WIB
Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi meninjau lokasi ricuh demo mahasiswa di DPRD Jabar, Kota Bandung.
Irjen Rudy Sufahriadi Foto: Dony Indra Ramadhan
Jakarta -

Kapolri Jenderal Idham Azis tak hanya mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, tetapi juga Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudy Sufahriadi. Bagaimana selera otomotif perwira polisi yang pernah menjabat Asisten Operasi Kapolri ini?

Dalam laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dimuat di situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Irjen Rudy Sufahriadi melaporkan harta kekayaannya pada 31 Maret 2019/periodik 2018 saat menjabat Asisten Kapolri Bidang Operasi.

Ia tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 6,5 miliar, tepatnya Rp 6.509.384.489. Bila dirinci, 1,7 miliar merupakan tanah dan bangunan, Rp 1,4 miliar adalah juta alat transportasi, Rp 225 juta harta bergerak lainnya, dan Rp 3 miliar merupakan kas setara kas

.

Lebih lanjut menyoal isi garasi, Irjen Rudy Sufahriadi punya deretan kendaraan mewah. Untuk sepeda motor, Rudy hanya memiliki satu unit Piaggio tahun 2007 senilai Rp 45 juta.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat, ia tercatat memiliki sport utility vehicles, sedan dan multi purpose vehicles. Di antaranya;

1. Toyota Vellfire tahun 2011 senilai 500 juta
2. Toyota Camry tahun 2009 senilai Rp 210 juta
3. Honda Freed tahun 2013 senilai Rp 200 juta
4. Jeep Wrangler tahun 2011 senilai Rp 500 juta

Semua kendaraan bermotor itu perolehan atas hasil sendiri.

Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatan Kapolda Metro Jaya karena dianggap tak melaksanakan perintah menegakkan protokol kesehatan COVID-19.

"Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel. Senin (16/11/2020).

"Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapoda Jawa Barat," sambung Argo.

Sebelumnya diberitakan Menko Polhulkam Mahfud Md menyampaikan pemerintah akan memberi sanksi pada aparat yang tak tegas menegakan protokol kesehatan. Saat menyampaikan pesan pemerintah ini, Mahfud memberi penekanan.

"Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan," kata Mahfud Md, mengulang tiga kali objek yang ditujunya dalam jumpa pers soal kerumunan di tengah pandemi COVID-19 ini, di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang tadi.

Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3222/XI/Kep/2020 yang terbit hari ini, 16 November 2020. Perihal surat itu tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi dimutasi menjadi Widyaiswara Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya digantikan Asisten Kapolri bidang Logistik (Aslog), Irjen Ahmad Dofiri.



Simak Video "Bamsoet Sebut Gaptek Jadi Kendala Pejabat Susah Lapor LHKPN"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)