CEO Toyota, Akio Toyoda mengungkapkan perasaan produsen otomotif global di ekonomi Amerika. Sebab pemerintahan Trump terus menganggap pelabelan kendaraan impor sebagai ancaman keamanan nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku harap pembicaraan seperti ini bisa hilang." tambahnya.
Jenama asal Jepang ini khawatir tentang kemungkinan kenaikan tarif pada kendaraan impor yang menyebabkan kenaikan harga jual yang lebih tinggi. Besar kemungkinannya merupakan langkah lanjutan yang bakal diambil pemerintahan Trump.
Toyoda sendiri datang ke Washington untuk membahas komitmen pembuat mobil itu ke Amerika terkait menggambarkan peran dan pentingnya perusahaan yang telah menjadi bagian dari negara berjuluk Paman Sam ini.
Sejak Trump mulai menyerang kendaraan impor, Toyota sendiri sudah menyiapkan langkah yang meyakinkan. Pabrikan asal Jepang ini akan menginvestasikan USD 13 milyar di AS dari 2017 hingga 2022, naik dari rencana sebelumnya USD 10 milyar. (riar/lth)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun