Rabu, 20 Mar 2019 13:39 WIB

Bos Toyota Sedih dengan Arah Kebijakan Trump

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Toyota Foto: Toyota
Jakarta - Setelah melewati masa-masa yang berat pada tahun 2018, produsen mobil dunia terlihat masih akan kembali menghadapi tantangan lanjutan pada tahun 2019.

CEO Toyota, Akio Toyoda mengungkapkan perasaan produsen otomotif global di ekonomi Amerika. Sebab pemerintahan Trump terus menganggap pelabelan kendaraan impor sebagai ancaman keamanan nasional.



"Aku hanya tidak tahu mengapa mereka menyebutnya ancaman keamanan nasional. Itu benar-benar membuatku merasa sedih," kata Toyoda melalui seorang penerjemah di Economic Club of Washington, DC seperti dikutip dari USA Today.

"Aku harap pembicaraan seperti ini bisa hilang." tambahnya.



Jenama asal Jepang ini khawatir tentang kemungkinan kenaikan tarif pada kendaraan impor yang menyebabkan kenaikan harga jual yang lebih tinggi. Besar kemungkinannya merupakan langkah lanjutan yang bakal diambil pemerintahan Trump.

Toyoda sendiri datang ke Washington untuk membahas komitmen pembuat mobil itu ke Amerika terkait menggambarkan peran dan pentingnya perusahaan yang telah menjadi bagian dari negara berjuluk Paman Sam ini.

Sejak Trump mulai menyerang kendaraan impor, Toyota sendiri sudah menyiapkan langkah yang meyakinkan. Pabrikan asal Jepang ini akan menginvestasikan USD 13 milyar di AS dari 2017 hingga 2022, naik dari rencana sebelumnya USD 10 milyar. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed