Selasa, 08 Jan 2019 15:17 WIB

Mantan Bos Nissan Membela Diri di Pengadilan Tokyo

Ruly Kurniawan - detikOto
Carlos Ghosn (Foto: Reuters/Regis Duvignau/File Photo) Carlos Ghosn (Foto: Reuters/Regis Duvignau/File Photo)
Tokyo - Untuk pertama kalinya mantan Chairman Nissan Carlos Ghosn muncul di publik dalam persidangan di Tokyo. Dia mengaku tidak bersalah. Ia dituduh memanipulasi laporan keuangannya

"Saya telah dituduh secara salah dan ditahan secara tidak adil berdasarkan tuduhan yang tidak berdasar," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Pada pengadilan ini, Ghosn membacakan pernyataan yang telah disiapkan sebelumnya guna membebaskan dirinya dari jeratan hukum. Selanjutnya semua keputusan akan ditentukan secara hukum.



Berikut pernyataan Carlos Ghosn sebagaimana dirilis oleh pengacaranya di Amerika Serikat:

Yang Mulia,

Saya bersyukur akhirnya memiliki kesempatan untuk berbicara di depan umum. Saya berharap untuk memulai proses pembela diri terhadap tuduhan yang telah dilakukan terhadap saya.

Pertama, izinkan saya mengatakan bahwa saya memiliki cinta dan penghargaan yang tulus terhadap Nissan. Saya sangat percaya bahwa dalam semua upaya saya atas nama perusahaan, saya telah bertindak terhormat, secara hukum, dan dengan sepengetahuan dan persetujuan eksekutif yang sesuai di dalam perusahaan- dengan tujuan untuk mendukung dan memperkuat Nissan, serta membantu memulihkannya sebagai perusahaan terbaik dan paling dihormati di Jepang.

Sekarang saya akan membahas tuduhan yang menimpa saya.

Kontrak FX Forward

Ketika saya pertama kali bergabung dengan Nissan dan pindah ke Jepang hampir 20 tahun lalu, saya mengajukan supaya dibayar dalam dolar AS. Tetapi saya diberi tahu bahwa itu tidak mungkin karena kontrak kerja yang sah mengharuskan saya dibayar dalam yen Jepang.

Saya telah lama prihatin dengan volatilitas yen relatif terhadap dolar AS. Saya seorang individu yang berbasis dolar AS. Anak-anak saya tinggal di AS dan saya memiliki ikatan kuat dengan Lebanon, yang mata uangnya memiliki nilai tukar tetap terhadap dolar AS. Saya ingin kepastian dalam pendapatan saya untuk menghidupi keluarga.

Untuk mengatasi masalah ini, saya mendatangani kontrak valuta asing di seluruh masa jabatan saya di Nissan, mulai dari tahun 2002. Dua kontrak diantaranya mengalami masalah saat proses penerbitannya. Satu ditandatangani pada 2006, ketika harga saham Nissan sekitar 1.500 yen dan kurs yen terhadap dolar AS sekitar 118. Yang lain ditandatangani pada 2007, ketika harga saham Nissan sekitar 1.400 yen dan nilai tukarnya sekitar 114.

Krisis keuangan pada tahun 2008-2009 menyebabkan saham Nissan anjlok hingga 400 yen pada Oktober 2008 dan 250 yen di Februari 2009 (lebih tepatnya turun 80% dari nilai puncak). Dan, nilai tukar yen terhadap dolar AS turun di bawah 80. Itu adalah badai yang sempurna bahwa tidak ada yang memperkirakan. Seluruh sistem perbankan dibekukan, bank juga meminta peningkatan segera pada agunan saya pada kontrak, yang saya sendiri tidak bisa memuaskannya.

Saya dihadapkan dengan dua pilihan.

Pertama mengundurkan diri dari Nissan, sehingga saya dapat menerima tunjangan pensiun yang kemudian dapat saya gunakan untuk memberikan jaminan yang diperlukan. Tetapi komitmen moral saya kepada Nissan tidak akan membiarkan saya mundur selama masa genting tersebut. Seorang kapten tidak boleh melompat dari kapal di tengah badai.

Kedua meminta Nissan untuk sementara mengambil agunan, asalkan tidak merugikan perusahaan sementara saya mengumpulkan agunan dari sumber saya yang lain.

Dari pilihan tersebut, saya memilih opsi ke-2. Kontrak FX kemudian ditransfer kembali kepada saya tanpa Nissan menimbulkan kerugian.

Khaled Juffali

Khaled sudah lama menjadi pendukung dan mitra Nissan. Selama periode yang sangat sulit, Khaled Juffali Company membantu Nissan mengumpulkan pembiayaan dan juga membantu Nissan memecahkan masalah rumit yang melibatkan distributor lokal. Juffali juga membantu Nissan merestrukturisasi distributor yang kesulitan di wilayah Teluk sehingga memungkinkan Nissan untuk dapat lebih bersaing dengan Toyota dan lainnya.



Belum sampai disana, Khaled membantu Nissan dalam menegosiasikan pengembangan pabrik di Arab Saudi, mengatur pertemuan tingkat tinggi. Khalaed Juffali Company telah diberi kompensasi sesuai dengan apa yang telah diungkapkan dan disetujui Nissan sebagai imbalan atas layanan kritis yang substansial ini.

Tuduhan FIEL

Empat perusahaan besar berusaha merekrut saya ketika saya menjabat sebagai CEO Nissan, termasuk Ford (oleh Bill Ford) dan General Motors (oleh Steve Rattner, yang pada saat itu di bawah Presiden Barack Obama). Walaupun proposal mereka sangat menarik, saya tidak dapat meninggalkan Nissan dengan hati nurani apalagi kita sedang berada di tengah-tengah perubahan haluan. Nissan adalah perusahaan Jepang yang sangat saya sayangi. Meskipun saya memilih untuk tidak mengejar peluang lain, saya tetap mencatat kompensasi pasar untuk peran saya, yang ditawarkan perusahaan-perusahaan itu jika saya mengambil pekerjaan ini.

Ini adalah internal benchmark yang dapat saya simpan untuk masa depan- bahwa tidak ada efek hukum; tidak pernah dibagikan dengan para direksi; dan itu tidak pernah mewakili komitmen mengikat apa pun.

Kenyataannya, berbagai proposal untuk di luar pekerjaan saya dan jasa pemberian saran profesional setelah pensiun yang dibuat oleh beberapa anggota dewan tidak mencerminkan atau merujuk pada perhitungan internal saya, menggarisbawahi sifat hipotesis dan tidak mengikat mereka.

Berlawanan dengan tuduhan yang dibuat oleh jaksa penuntut, saya tidak pernah menerima kompensasi dari Nissan yang tidak diungkapkan, saya juga tidak pernah menandatangani kontrak mengikat dengan Nissan untuk dibayar dengan jumlah tetap yang tidak diungkapkan.

Selain itu, saya mengerti bahwa rancangan proposal untuk kompensasi pasca-pensiun ditinjau oleh pengacara internal dan eksternal. Menunjukkan bahwa saya tidak berniat melanggar hukum. Bagi saya tes itu adalah 'tes kematian': Jika saya meninggal hari ini, dapatkan ahli waris saya meminta Nissan membayar selain tunjangan pensiun saya? Jawabannya adalah "Tidak".

Kontribusi ke Nissan

Saya telah mendedikasikan dua dekade hidup saya untuk menghidupkan kembali Nissan dan membangun aliansi. Saya bekerja menuju sasaran ini setiap siang dan malam. Di bumi maupun udara. Berdiri bahu-membahu dengan karyawan Nissan yang berkerja keras di seluruh dunia. Pada akhirnya, hasil kerja kami sangat luar biasa.

Kami mengubah Nissan. Memindahkannya dari posisi utang 2 triliun yen pada 1999 menjadi tunai 1,8 triliun yen pada akhir 2006. Dari 2,5 juta mobil yang terjual pada 1999 dengan kerugian signifikan menjadi 5,8 juta mobil yang dijual dan menguntungkan pada 2016.

Basis aset Nissan naik tiga kali lipat selama periode tersebut.

Kami melihat kebangkitan ikon seperti Fairlady Z dan Nissan G-TR; masuknya industri Nissan ke Wuhon, China, St. Petersburg, Rusia, Chennai, India, dan Resende, Brazil; perintis mobil listrik dengan Leaf; merancang mobil otonom tahap pertama; memperkenalkan Mitsubishi Motors ke aliansi' dan aliansi menjadi grup mobil nomor satu di dunia pada tahun 2017 dengan memproduksi lebih dari 10 juta mobil setahunnya.



Kami menciptakan, secara langsung dan tidak langsung, pekerjaan yang tak terhitung jumlahnya di Jepang serta mendirikan kembali Nissan sebagai pilar ekonomi Jepang. Prestasi ini bersama seluruh karyawan Nissan di seluruh dunia adalah kesenangan terbesar dalam hidup saya, di samping keluarga saya sendiri.

Kesimpulan

Yang Mulia, saya tidak bersalah atas tuduhan yang dilakukan terhadap saya. Saya selalu bertindak dengan integritas dan tidak pernah dituduh melakukan kesalahan dalam karir profesional saya selama beberapa dekade. Saya telah dituduh secara salah dan ditahan secara tidak adil berdasarkan tuduhan yang tak berdasar ini. Terima kasih, Yang Mulia, karena sudah mendengarkan saya.


(ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed