Seperti diwartakan Reuters, Senin (13/4/2015), kepada majalah Jerman Der Spiege, Piech mengatakan terus terang dia telah menjauhi Winterkorn. Bahkan telah kehilangan kepercayaan kepada pria yang telah memegang jabatan CEO VW Group sejak 2007 lalu itu. Gara-gara kritikan tajamnya itu, Piech malah 'diasingkan' oleh para anggota dewan VW.
Winterkorn merasa percaya diri karena Wolfgang Porsche, yang juga sepupu Piech dan sekaligus Ketua Porsche menyatakan dukungannya kepada Winterkorn. Bahkan, dia dengan lantang menyebut, kritikan Piech terhadap Winterkorn merupakan pendapat pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan pendapat antara Porsche dengan Piech kontan semakin membuat ketidaksukaannya kepada Winterkorn bertambah. Maklum sebagai ahli waris Porsche dia memang memiliki 51 persen saham VW Group. Dia juga tercatat sebagai anggota Dewan VW.
Sementara Wall Street Journal menyebut, pertikaian semakin memanas karena para pendukung Winterkorn mendukung sang CEO. Mereka berdalih Winterkorn telah berhasil membuat penjualan VW Group moncer. Laba pun terus membumbung. Bahkan, jaringan VW di ranah global juga meluas.
Namun, yang aneh adalah, hubungan antara Piech dan Winterkorn serta perjalanan karir sang CEO. Sejarah mencatat, hubungan antara Winterkorn (67 tahun), dengan Piech, 77 tahun, tak ubahnya guru dengan murid.
Bahkan atas usulan Piech-lah, pria itu berhasil menduduki kursi CEO pada 2007. Hal itu terjadi saat Piech yang menduduki jabatan CEO VW membukakan jalan bagi Winterkorn yang kala itu CEO Audi untuk menapaki jalan menuju kursi CEO VW Group.
Bahkan sejumlah kalangan meyakini, keluarga Porsche dan Piech telah bersepakat untuk mendapuk Winterkorn sebagai Presiden Direktur Dewan Penasehat Non Eksekutif VW Group di saat Piech pensiun nanti, rencananya, pria ini lengser dari jabatannya pada 2017 mendatang.
Namun, skenario itu kini bubar. Keluarga Piech dan Porsche memiliki perwakilan lima orang dari 20 anggota dewan penasihat. Namun, suara mereka sangat didengar.
Hanya saja, kini suara mereka tak bulat lagi setelah Piech kerap mengkritik kebijakan Winterkorn yang melakukan serangkaian perubahan, termasuk memangkas biaya global. Namun, kebijakan itu dinilai tak sejalan dengan VW.
Para pendukung Winterkorn mengaku heran dan terkejut dengan kritikan Piech terhadap Winterkorn. βMereka terkejut. Tak satu pun diantara mereka mengerti (apa maksud kritikan itu),β ujar seorang sumber di dewan penasehat.
Orang-orang dekat Winterkorn mengatakan, koleganya itu masih akan bertahan di jabatannya hingga masa kontraknya berakhir pada 2016. Dia akan legowo lengser.
Namun, hal itu kemungkinan tak terjadi β dan Winterkorn melaju ke kursi Ketua Dewan Penasehat VW menggantikan Piech. Soalnya, tanpa dukungan keluarga Porsche, suara Piech diyakini tak bakal berarti apa-apa.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta