"Sewaktu saya tinggal di Indonesia keliatannya biasa saja, tapi ketika lama tinggal di luar negeri, ternyata Indonesia itu luar biasa banget," celoteh pria kelahiran Surabaya 20 Mei 1968, Stephanus di sela-sela acara buka puasa bersama media di Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Stephanus Ardianto melanjutkan, sebelum berkarir di Nissan luar negeri, ia pertama kali masuk Nissan Indonesia pada umur 26 tahun. Karirnya terus menanjak sehingga harus berkerja di Nissan luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama bekerja di Nissan global, Stephanus mengatakan banyak pengalaman menarik dan mendapatkan banyak ilmu. Dengan pengalamannya itu ia berharap bisa mengembangkan Nissan di Indonesia.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Pajak Kendaraan Naik karena Opsen, Pemprov Jateng Janji Kasih Keringanan