GT-R Nismo adalah mobil produksi tercepat yang pernah mengelilingi sirkuit legendaris Nurburgring di Jerman.
Catatan waktu terbaik yang diraih GT-R Nismo yaitu 7 menit 8,679 detik. Catatan ini menjadi rekor tercepat untuk mobil yang diproduksi massal di sirkuit berjuluk neraka hijau itu.
Torehan emas Nismo diukir pada 30 September 2013. Pria di balik kemudi Nismo saat itu adalah Michael Krumm. Di Jepang GT-R Nismo dilepas dengan harga 15.015.000 yen atau Rp 1,74 miliar.
Pembeli pertama yang beruntung itu adalah adalah pria Jepang Shoko Ohara. Ohara adalah salah seorang fans GT-R. Berikut profil Shoko Ohara.
|
|
1. Penggila GT-R
|
|
Ketika dirinya tahu ada GT-R Nismo yang akan segera dijual Nissan, dirinya langsung bertekad untuk menjadi yang pertama.
"Saya sambil becanda mengatakan pada istri saya, saya akan membeli salah satu mobil yang pertama," ujarnya.
1. Penggila GT-R
|
|
Ketika dirinya tahu ada GT-R Nismo yang akan segera dijual Nissan, dirinya langsung bertekad untuk menjadi yang pertama.
"Saya sambil becanda mengatakan pada istri saya, saya akan membeli salah satu mobil yang pertama," ujarnya.
2. Mobil diberi oleh pebalap.
|
|
Yang menarik, dalam seremoni penyerahan kendaraan, Ohara diberikan kunci GT-R Nismo oleh seorang pebalap yang bernama Masataka Yanagada, seorang juara di balapan Super GT.
"Saya pertama kali bertemu Yanagida di event GT-R tahun lalu, dia mengajari saya teknik mengendarai untuk menikmati performa mobil. Saya waktu itu belum tahu kalau dia pebalap," ujarnya.
Ohara pun membeli Nissan GT-R Nismo untuk mendukung Yanagida di balapan. Yanagida menuturkan memberikan sebuah mobil berperforma tinggi untuk Ohara adalah suatu kehormatan.
"Banyak penggemar yang mendukung kami di balapan, dan mereka benar-benar mendukung kami dengan membeli mobil. Saya merasa bahagia dan merasa terhormat menjadi seorang pebalap," ujarnya.
2. Mobil diberi oleh pebalap.
|
|
Yang menarik, dalam seremoni penyerahan kendaraan, Ohara diberikan kunci GT-R Nismo oleh seorang pebalap yang bernama Masataka Yanagada, seorang juara di balapan Super GT.
"Saya pertama kali bertemu Yanagida di event GT-R tahun lalu, dia mengajari saya teknik mengendarai untuk menikmati performa mobil. Saya waktu itu belum tahu kalau dia pebalap," ujarnya.
Ohara pun membeli Nissan GT-R Nismo untuk mendukung Yanagida di balapan. Yanagida menuturkan memberikan sebuah mobil berperforma tinggi untuk Ohara adalah suatu kehormatan.
"Banyak penggemar yang mendukung kami di balapan, dan mereka benar-benar mendukung kami dengan membeli mobil. Saya merasa bahagia dan merasa terhormat menjadi seorang pebalap," ujarnya.
3. 5 Menit pertama dengan mobil
|
|
Dirinya merasa ada perubahan yang begitu terasa di GT-R. "Terutama di suspensi dan sasisnya. Dan sekarang saya harus membuktikan diri saya dengan mobil ini," ujarnya.
Wajar saja Ohara merasakan perbedaan. Mobil ini adalah salah satu mobil yang berakselerasiΒ paling cepat di dunia. Dari diam sampai 96 km/jam membutuhkan waktu hanya 2 detik saja.
Sebagai perbandingan, Lamborghini Aventador saja 'hanya' mampu berakselerasi dalam waktu 2,9 detik.
"Nanti saya akan mengajak istri saya jalan-jalan bareng menuju Nagoya dan saya merasa dia akan merasakan perbedaannya," ujarnya. Wah pasangan suami istri yang suka ngebut ya Otolovers.
Baca juga artikel test drive Nissan GT-R Nismo oleh reporter detikOto Ahmad Toriq di sini
3. 5 Menit pertama dengan mobil
|
|
Dirinya merasa ada perubahan yang begitu terasa di GT-R. "Terutama di suspensi dan sasisnya. Dan sekarang saya harus membuktikan diri saya dengan mobil ini," ujarnya.
Wajar saja Ohara merasakan perbedaan. Mobil ini adalah salah satu mobil yang berakselerasiΒ paling cepat di dunia. Dari diam sampai 96 km/jam membutuhkan waktu hanya 2 detik saja.
Sebagai perbandingan, Lamborghini Aventador saja 'hanya' mampu berakselerasi dalam waktu 2,9 detik.
"Nanti saya akan mengajak istri saya jalan-jalan bareng menuju Nagoya dan saya merasa dia akan merasakan perbedaannya," ujarnya. Wah pasangan suami istri yang suka ngebut ya Otolovers.
Baca juga artikel test drive Nissan GT-R Nismo oleh reporter detikOto Ahmad Toriq di sini












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes