Yang pasti, Barra ingin membawa GM ke level yang lebih tinggi. Untuk itu, Barra akan menawarkan konsumen GM di dunia dengan produk terbaik di semua segmen.
"Kunci supaya GM menang adalah menawarkan produk yang baik. DNA kami sudah seperti itu dan kami akan mulai meneruskan usaha itu kepada konsumen di semua market dan di semua segmen. Artinya konsumen yang ingin beli mobil adalah mendapatkan keuntungan," kata Barra dalam sebuah video di situs resmi GM setelah pengangkatan dirinya sebagai CEO GM menggantikan Daniel Akerson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya adalah sebuah kebanggaan untuk bisa memimpin perusahaan GM saat ini di tengah krisis yang sedang melanda AS dan beberapa negera di dunia.
Mary Barra saat launching Chevrolet Corvette Stingray (Reuters).
Namun Barra sendiri optimistis bisa melanjutkan kesuksesan GM di dunia. Barra pun tak menyangka menjadi wanita terpilih di tengah banyaknya sosok wanita yang bekerja di perusahaan GM.
"Saya sudah bekerja di GM selama 33 tahun di GM dan saya selalu tahu GM itu perusahan yang besar dan banyak wanita yang bekerja di sana dan mendedikasikan dirinya untuk perusahan tersebut. Dan itu menjadi penghargaan bagi saya untuk memimpin tim ini dan meneruskan momentum, GM punya mobil truk dan crossover dengan kualitas terbaik," ucapnya.
"Hari ini GM salah satu pabrik yang sukses, kami telah menjalani semua ini dan kami belajar banyak dan kami tidak pernah kehilangan semangat untuk menang. Kami akan memberikan pengalaman berkendara yang baik untuk konsumen. Saya rasa kami akan memberikan kepuasan kepada konsumen, mendedikasi diri kepada konsumen bahwa kami punya produk yang baik, dan kami yakin bisa menang," ujar Barra.
Wanita yang berasal dari Waterford, Michigan ini sebenarnya sudah akrab dengan dunia otomotif. Ayahnya, adalah seorang teknisi pencetakan bodi mobil di GM. Dia juga kadang diajak si ayah berkeliling ke showroom untuk melihat model-model Pontiac terbaru.
Barra mulai masuk ke GM saat dia mengikuti kuliah di General Motors Institute. Dia kemudian masuk ke Universitas Stanford atas biaya dari GM. Setelah itu dia langsung bekerja di GM menjadi staf manufaktur dan kemudian menjabat sebagai staf senior.
Mary Barra mulai terlihat perannya setelah di 2011 dia dipilih sebagai Wakil Presiden untuk Pengembangan Produk Global.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Pajak Kendaraan Naik karena Opsen, Pemprov Jateng Janji Kasih Keringanan