Paling tidak itulah kesan yang didapat oleh sutradara film Mandela: Long Walk to Freedom, Justin Chadwick.
Dia mengatakan kalau ketertarikan Mandela pada dunia otomotif terutama timbul di awal karirnya sebagai pengacara dan sebelum bergabung dengan Kongres Nasional Afrika dalam perjuangan melawan pemerintah apartheid Afrika Selatan.
"Mandela menyukai mobil-mobil ini. Ia adalah seorang fanatik yang nyata, sebagai seorang pemuda. Jaka saja Anda tahu Mandela sebagai anak muda dia memiliki kesukaan pada pakaian bagus yang terjahit rapi dan kendaraan bagus," kata Chadwick di USA Today.
Karena itulah ketika menggarap film tentang Mandela ini dia pun memburu banyak mobil di periode awal karir Mandela itu.
"Saya terobsesi untuk memiliki mobil terbaik yang tersedia. Dan kami terus menggali mobil-mobil bagus," jelas Chadwick yang merupakan seorang kelahiran Inggris.
"Kami memiliki lebih dari 500 mobil-mobil klasik di film yang telah menjadi semacam rekor Guinness rekor untuk sebuah film. Mereka berada di latar belakang dan latar depan seluruh (film)," ujar Chadwick.
Salah satu mobil kemudian menjadi teman setia Mandela di film itu dan menghiasi banyak adegan.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?