Dahlan Iskan berangkat dari Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, sekitar pukul 09.15 WIB. Dari awal perjalanan, dia menyetir sendiri mobil listrik warna hijau muda itu dan meminta sopirnya untuk mengikuti dengan mobil lain dari belakang.
Syahidin, sopir Dahlan Iskan, akhirnya terpaksa 'menguntit' sang bos dari belakang. Syahidin mengikuti Dahlan dengan menyetir mobil Mercy C200 warna hitam milik salah seorang direktur BUMN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya tadi sempat dicegat polisi. Tapi saya nggak tahu ngomong apa saja, soalnya saya kan di mobil lain," kata Syahidin saat berbincang dengan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Syahidin menuturkan kejadian itu tidak berlangsung lama. Dahlan bahkan tidak sempat keluar dari mobil. Polisi yang mencegat mobil Dahlan pun sempat mengobrol dan terlihat tertawa saat berbicara dengan Dahlan.
"Nggak lama setelah itu disuruh jalan lagi," ujarnya.
Kemungkinan, kata Syahidin, polisi itu mencegat mobil Dahlan karena tidak ada pelat di mobil itu. Selain itu, mobil itu juga melintas di jalur 3 in 1. Sedangkan Dahlan menyetir mobil itu sendiri.
"Mungkin kena 3 in 1," tuturnya.
(tor/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina