Vladimir Putin Pakai Mobil Dinas Buatan Lokal

Vladimir Putin Pakai Mobil Dinas Buatan Lokal

- detikOto
Senin, 05 Nov 2012 08:27 WIB
Vladimir Putin Pakai Mobil Dinas Buatan Lokal
dok CS Monitor
Moskow - Presiden Rusia, Vladimir Putin memberi contoh bagus. Putin menyingkirkan Mercedes-Benz S-Class sebagai kendaraan dinasnya. Sebagai gantinya, Putin menggunakan mobil buatan lokal.

Putin yang memang terkenal menyukai dunia otomotif akan mengalihkan kepercayaannya pada mobil lokal untuk dijadikan mobil dinas. Mobil itu adalah lumisin buatan Rusia bernama ZiL-4112P yang kini dalam tahap penyempurnaan.

Direktur produksi spesial ZiL, Mikhail Sattarov mengatakan mobil ini akan memiliki tampang baru yang modern, bukan mobil anti-peluru bertampang kaku seperti produksi sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah mobil baru, prototipe pertama dari seri terbaru. Kami berharap bahwa jika Putin memutuskan untuk menggunakannya, itu akan memiliki dampak positif bagi situasi industri mobil Rusia secara keseluruhan," katanya seperti detikoto kutip dari The Christian Science Monitor.

"Ini mobil Rusia, dengan mesin buatan Rusia, ini memiliki beberapa fitur dari limusin Zil sebelumnya. Tapi punya tampilan baru. Ketika Anda melihatnya, itu bukan Zil tua, dan itu bukan Mercedes. Kami pikir itu jauh lebih tampan daripada Cadillac (yang digunakan Presiden AS Barack) Obama yang seperti kapal selam menakutkan, menakutkan untuk melihat," tambahnya.

Mobil ini memiliki bobot 3,5 ton dengan enam pintu dan mesin 7.7 liter. Mobil ini mampu berlari hingga 200 km/jam.

Sementara interiornya dibuat mewah dengan lapisan kulit dan layar TV yang terhubung dengan kamera video eksternal yang akan memungkinkan pengemudi dan penumpang untuk melihat apa yang terjadi di sekitar mobil.

Sattarov juga mengatakan kalau mobil ini juga akan memiliki fitur keamanan yang unik, yang berdasarkan pada teknologi rahasia Rusia, untuk menjamin keselamatan penumpang di hampir semua kondisi.

"Ini simbol dukungan untuk industri mobil Rusia," kata Mikhail Ganelin, seorang analis senior dari Sberbank, bank terbesar Rusia.

"Kami masih memiliki industri otomotif yang luas, bahkan jika kita tidak memiliki merek-merek mewah saat ini. Dan ada baiknya menyebutkan bahwa Rusia merupakan pasar terbesar kedua untuk mobil di Eropa, setelah Jerman. Keputusan seperti ini memiliki dampak," tambah Mr Ganelin.

Sebelumnya, mantan Presiden Rusia Boris Yeltsin juga tercatat pernah mencoba untuk memaksa para pejabat untuk beralih dari limusin Mercedes dan BMW yang populer ke mobil buatan Rusia tapi tidak berhasil.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads