Aston Martin DB7 dilansir carbuzz, pertama kali lahir di tahun 1993 untuk menggantikan peran Aston Martin DB6 Mk II yang sudah melanglang buana sejak tahun 1971. Tidak perlu menunggu lama, mobil ini menjadi salah satu andalan produsen Inggris tersebut.
Sementara itu, pesanan kemudian datang dari keluarga Kerajaan Saudi yang ingin dibuatkan sebuah mobil yang khusus dirancang untuk mereka. Setelah tibuh dan aksesorisnya dibuat khusus, mesin pun disematkan.
Bila biasanya hanya mesin enam silinder yang dipakai, untuk mobil keluarga kerajaan Saudi ini, mesin Vantage V8 yang disematkan.
Dengan begitu, pada mobil lansiran 1998 ini tidak akan lagi ditemukan mesin inline enam silinder dengan 24 katup dan supercharged bertenaga 335 hp yang biasa ada di Aston Martin DB7, melainkan mesin baru V8 berkapasitas 6.4 liter yang bertenaga 452 hp.
Untuk mengimbangi peningkatan tenaga tersebut, suspensi, rem dan sistem kemudi pun dirancang ulang agar bisa memuaskan keluarga Saudi.
Kini, setelah belasan tahun digunakan, mobil berkelir merah tersebut ternyata baru berjalan sejauh 3.220 mil atau sekitar 5.182 km. Dengan keistimewaan kondisi dan status tersebut, mobil yang akan dilelang pada 1 September di Brooklands ini akan mampu terlelang hingga 80.000 pounds atau Rp 1,2 miliar.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak