Alhasil bapak yang selalu berpenampilan nyentrik itu sanggup menyekolahi keempat anaknya hingga ke jenjang kuliah.
"Jiwa dagang saya memang sejak masa remaja. Berbagai macam barang saya jual, mulai dari burung, pernak-pernik kebutuhan rumah tangga hingga spare part motor antik yang sekarang saya lakoni," kata Eddie di Yogyakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai model sparepart motor antik yang dijajaki, mulai motor BSA, mesin motor Era matik, Harley-Davidson lawas dan berbagai jenis sparepart untuk motor antik lainnya.
Sebagai pedagang tulen, Eddie pun punya cara untuk menggaet pelanggan lebih banyak. Tak jarang bapak berusia 60 tahun itu memasuki dunia maya internet dengan tema 'Almugada Barbeks' atau Apa Lu Mau Gue Ada.
Untuk memenuhi pecinta motor antik di Yogyakarta, Eddie membuka toko spare part motor antik di jalan Ring Road Selatan, Tegak Krappak, Dongkelan Yogyakarta. Toko kecilnya menjual berbagai banyak spare part motor antik.
Nah, menurut Eddie banyak orang berpikir negatif pada pedagang sparepart motor antik. Padahal berbisnis sparepart motor antik banyak keuntungannya. Eddie yang selalu tampil dengan rokok kretek dan rambut putihnya itu pun kini sangat menikmati menjadi pedagang sparepart motor antik.
"Kiat sukses dagang adalah sabar. Apalagi cara berbisnis spare part motor antik. Memang agak lama laku, tapi ada saja dengan harga jual tinggi. Saat ini saya tidak mau terima barang motor baru. Spare part motor baru banyak dan murah, tapi kalau spare part motor antik itu mahal dan sangat berkelas," papar Eddie.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India