Pabrikan Amerika Serikat, General Motors, tengah berubah setelah mengalami kebangkrutan 3 tahun lalu. Salah satu angin perubahan itu adalah munculnya kandidat seorang wanita untuk menjadi CEO perusahaan mobil terbesar di dunia itu.
Dilansir Reuters, Selasa (1/5/2012) bos General Motors Co saat ini yakni Daniel Akerson menyebut Mary Barra (50), salah seorang rekannya di manajemen GM, merupakan salah satu orang yang paling berpotensi menjadi CEO GM berikutnya.
Mary Barra saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Global Product Development GM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akerson menuturkan seorang wanita mengatasi perubahan lebih baik dibanding pria dan GM masih perlu berubah setelah bangkrut di 2009 dan menerima dana talangan senilai US$ 50 miliar dari pemerintah AS.
"Saya tidak akan terkejut jika dia yang terpilih nanti. Itu tugas dewan (untuk memilih pengganti Akerson) bukan saya. Tapi banyak kandidatnya," ujar Akerson saat berbicara di Palm Beach, Florida.
Akerson tidak ragu dengan kapabilitas kaum perempuan dalam memimpin. Menurut Akerson, dirinya lebih dipengaruhi oleh ibunya yang menjadi manajer di sebuah toko daripada ayahnya.
Analis memperkirakan kandidat lain yang akan bersaing dengan Barra dalah Vice Chairman GM Steve Girsky (50), dan Chief GM Amerika Utara Mark Reuss (48).
Dunia otomotif selama ini memang akrab dengan kaum adam. Namun bukan berarti kaum hawa pun melupakannya. Bahkan beberapa diantaranya sanggup memimpin seperti Annette Winkler yang menjadi CEO Smart, pabrikan mobil kecil keluaran Daimler.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter