Uji Honda Scoopy Pakai Rangka Baru, Lebih Lincah di Jalan Macet

Rizki Pratama - detikOto
Sabtu, 14 Nov 2020 09:44 WIB
Test Ride Honda Scoopy
Test ride All New Honda Scoopy. Foto: PT Astra Honda Motor (AHM)
Jakarta -

Honda melakukan penyegaran yang cukup signifikan pada model Scoopy. Setelah Honda Scoopy diluncurkan beberapa waktu lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan kesempatan pada media untuk mencicipinya pada hari Kamis (12/11/2020) di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center (AHMSRTC), Cikarang.

Pada kesempatan ini para awak media mendapatkan kesempatan menguji Honda Scoopy di dua trek berbeda. Trek dibuat dari susunan trek sedemikian rupa untuk memberikan simulasi perjalanan sempit dan banyak tikungan. Dua trek ini masing-masing memiliki panjang kurang lebih 500 meter.

Lewat trek ini tampaknya Honda ingin memberikan impresi pada aplikasi rangka Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF). Soalnya rangka ini disebut lebih ringan dan rigid sehingga membuat motor ini menjadi semakin lincah dan mudah dikendalikan.

Setiap trek mendapatkan kesempatan untuk melakukan 3 putaran. Seperti apa rasanya Honda Scoopy baru? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Desain

All New Honda ScoopyAll New Honda Scoopy Foto: Rizki Pratama

All New Honda Scoopy hadir dengan desain terbaru dan garis bodi S (shape) serta desain lekukan modern yang semakin menguatkan kesan unik dan berbeda. Desain lampu depan dan belakang juga mengalami perubahan yang semakin memperkuat simbol khas dari Honda Scoopy.

Soal tampilan grafis, Honda Scoopy cukup berani memberikan 4 varian dan 8 pilihan warna. Varian Sporty hadir dengan pilihan warna Sporty Red dan Sporty Black, varian Fashion dengan warna Fashion Blue dan Fashion Cream, serta varian Stylish dan Prestige yang sama-sama punya pilihan putih dan hitam.

2. Posisi Berkendara

Test Ride Honda ScoopyTest Ride Honda Scoopy Foto: PT Astra Honda Motor (AHM)

Dimensi Honda Scoopy dari panjang x lebar x tinggi adalah 1.864 x 683 x 1.075 mm. Tinggi tempat duduknya 746 mm, jarak sumbu roda 1.251 mm dan jarak terendah ke tanah 145 mm. Tipe tanpa Smartkey bobotnya 95 kg sedangkan yang pakai Smartkey 94 kg.

Penguji dari detikoto memiliki postur tubuh 185 cm dengan berat 75 kg. Postur yang terbilang cukup tinggi dibandingkan dengan motor mungil ini. Kendala untuk orang-orang berkaki panjang adalah lutut bisa bersinggungan dengan ujung stang saat dibelokan.

Akan tetapi saat melaju sebenarnya sangat jarang sekali setang menyentuh lutut karena berbelok dengan motor cenderung lebih banyak menggunakan teknik cornering. Karena postur yang tinggi membuat pengendalian motor ini juga terasa lebih mudah. Posisi kaki juga pastinya menyentuh tanah dengan sempurna.

3. Handling

Test Ride Honda ScoopyTest Ride Honda Scoopy Foto: PT Astra Honda Motor (AHM)

Seperti yang disebutkan di atas, AHM ingin menunjukkan kelincahan motor ini lewat tes tersebut. Benar, saja apa yang ingin ditunjukan dapat dirasakan.

Rangka eSAF yang dikombinasikan dengan suspesni teleskopik dan lengan ayun dengan monoshock dibelakang memberikan respon baik saat manuver. Tentunya control penuh ini juga aplikasi ban depan ukuran 100/90 dan belakang 110/90.

Melakukan manuver agresif, 'membanting' titik berat ke kiri dan ke kanan untuk berpindah arah dapat dilakukan dengan cepat. Motor seakan memberikan respon terhadap manuver berkendara tanpa kendala.

Rasa percaya diri berkendara pun juga meningkat berkat kendali rem cakram hidrolik di depan dan rem tromol di belakang. Rem yang menggunakan sistem combi ini cukup memberikan rasa aman ketika akan melakukan deselerasi dari kecepatan tinggi.

Halaman berikutnya menguji performa Honda Scoopy terbaru...

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video " Menjajal New Honda City Hatchback RS, Pengganti Jazz di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]