Kawasaki Ninja ZX-25R, Motor 250cc Rasa Moge

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 13 Nov 2020 15:14 WIB
Jakarta -

Kawasaki lagi-lagi menjadi pionir di kelas motor 4 tak seperempat liter. Jika tahun 2008 mereka menghadirkan motor sport 250 cc 2 silinder, di tahun 2020 ini Kawasaki menggebrak pasar dengan meluncurkan motor sport 250 cc 4 silinder, Kawasaki Ninja ZX-25R.

Kawasaki Ninja ZX-25R kali pertama diperkenalkan di ajang Tokyo Motor Show 2019. Motor ini kemudian melakukan global premiere di Indonesia pada Juli 2020.

Kami sudah sempat mencoba Ninja ZX-25R di Sirkuit Sentul, Bogor, tidak lama setelah peluncuran. Lalu seperti apa rasanya mengendarai motor 250 cc 4 silinder buat harian? Berikut ulasannya.

Kawasaki Ninja ZX-25RKawasaki Ninja ZX-25R Foto: Yulius Dimas Wisnu/20Detik

Desain dan Dimensi

Sebagai informasi, unit ZX-25R yang kami tes merupakan varian ABS SE dengan livery KRT (Kawasaki Racing Team), persis sama livery ZX-10R tunggangan Jonathan Rea di balap WSBK. Ninja ZX-25R tipe ini dibanderol Rp 112,9 juta.

Secara umum, desain ZX-25R sangat identik dengan Ninja 250 dan ZX-6R. Lampu depannya membentuk sudut-sudut yang tegas dan sudah pakai teknologi LED. Di bagian atasnya ada sebuah lubang air ram yang berfungsi untuk menambah suplai udara ke ruang mesin. Teknologi ini aktif secara otomatis saat motor melaju di kecepatan lebih dari 80 km/jam.

Kemudian geser ke area kaki-kaki, di sini Ninja ZX-25R sudah menggunakan suspensi jenis upside down berdiameter 37mm, yang mengapit ban berukuran 110/70. Istimewanya lagi, bagian pengereman depan udah pakai kaliper tipe radial, dengan diameter cakram semi floating 310 mm. Dan karena ini tipe tertingginya, maka juga sudah dibekali dengan teknologi ABS.


Baca juga: Sensasi Berkendara Harian Menggunakan Kawasaki ZX-25R

Meski bobotnya lebih berat dari Ninja 250 ABS SE (164 kg), Ninja ZX-25R (182 kg) justru punya ukuran bodi lebih kompak. ZX-25R punya panjang 1.980 mm dan lebar 1.110 mm. Tapi ZX-25R lebih lebar dari saudaranya (750 mm), maklum karena sekarang mesinnya lebih besar, dengan konfigurasi 4 piston.

Nggak cuma terlihat lebih kompak dan padat, ZX-25R juga punya bodi sporty. Ada detail sirip hiu di bagian fairing dan juga grafis sarang lebah, di sini juga terdapat frame slider bawaan dari Kawasaki. Bagian tangkinya juga cukup kekar, bisa menampung hingga 15 liter bahan bakar. Dan seperti motor sport umumnya, jok motor ini sporty banget.

Salah satu bagian yang juga menarik di motor ini adalah knalpot jenis underbelly yang bikin tampilannya jadi minimalis, sekaligus juga bisa mengekspos tampilan swingarm banana yang padat dan kekar. Rem belakangnya pakai cakram 220 mm, untuk menghentikan laju ban yang punya profil 150/60.

Geser ke bagian belakang, ada stop lamp dengan desain segitiga diamond yang sporty.

Kawasaki Ninja ZX-25RKawasaki Ninja ZX-25R Foto: Yulius Dimas Wisnu/20Detik


Fitur dan Teknologi

Ninja ZX-25R dibekali sejumlah fitur dan teknologi motor gede (moge). Di setang bagian kiri ada tombol lampu dim, lampu jauh, lampu sein, lampu hazard, dan tombol select (up down). Tombol select ini berfungsi untuk mengatur berbagai fitur yang ada di panel instrumen, seperti power mode, kontrol traksi, dan quick shifter.

Kemudian di setang kanan ada bike big switch yang punya dia fungsi, yakin engine cut off, dan tuas untuk menghidupkan mesin.

Sementara untuk panel instrumennya, mengadopsi kombinasi analog dan digital. Di sebelah kiri ada indikator posisi gigi dan jam. Dan di sebelah kanan ada cukup banyak indikator, status bahan bakar, suhu mesin, konsumsi bahan bakar rata-rata, speedometer, dan masih banyak lainnya.

Kawasaki Ninja ZX-25RKawasaki Ninja ZX-25R Foto: Yulius Dimas Wisnu/20Detik


Posisi Berkendara

Ninja ZX-25R menawarkan posisi berkendara yang sporty. Dengan model setang underyoke, badan pengendara dipaksa agak menunduk, sehingga beban tertumpu di kedua tangan. Jelas bikin pegal kalau buat riding di kemacetan. Kabar baiknya tinggi jok 785 mm cukup ramah buat tester detikOto yang memiliki postur 165 cm. Kaki pun masih bisa sigap menapak permukaan jalan.

Halaman Selanjutnya: Lanjut ke perfoma mesin dan konsumsi bensin...

Performa

Bagaimana performa mesinnya? Di atas kertas, Ninja ZX-25R punya power 49,5 dk di 15.500 rpm tanpa air ram, dan sampai 50,2 dk di 15.500 rpm saat air ram aktif di kecepatan lebih 80 km/jam. Sedangkan torsinya 22,9 Nm/14.500 rpm.

Dengan tenaga besar dan putaran mesin yang tinggi, motor ini terasa cukup over power saat digunakan untuk harian. Untuk berkendara di jalanan Jakarta-Bekasi yang punya tipikal stop and go, kami cukup mengandalkan gear 1 hingga gear 4, dengan putaran mesin antara 4.000 hingga 6.000 rpm. Sekali-kali gear 5 dan 6 juga kami gunakan untuk meraih top speed di jalanan lurus yang sepi.

Tidak hanya menawarkan tenaga yang melimpah, Ninja ZX-25R juga punya quick shifter, yang memudahkan pengoperasian transmisi. Dengan adanya fitur ini, proses menaikturunkan gear tidak perlu menggunakan tuas kopling. Tuas kopling hanya dipakai ketika masuk gear 1 dan saat ingin pindah ke netral.

Kawasaki Ninja ZX-25RKawasaki Ninja ZX-25R Foto: Yulius Dimas Wisnu/20Detik


Fitur lain yang juga bikin betah pengendara adalah assist and slipper clutch. Fitur ini bikin tuas kopling Ninja ZX-25R jadi terasa enteng. Selain itu, juga bisa mencegah roda belakang mengunci saat melakukan shift down secara ekstrem.

Kawasaki punya dua mode berkendara, full dan low. Saat menggunakan mode full, tenaga motor ini 100%, tapi jika mode low yang dipakai, output tenaga dipangkas jadi 65%. Mode low cocok dipakai untuk kondisi jalan basah.

Suhu mesin Ninja ZX-25R saat digunakan berkendara terasa cukup panas. Apalagi saat dipakai di jalanan macet, suhu panas sangat terasa di bagian betis. Selain betis, suhu panas sesekali juga menyerang bagian paha.

Baca juga: Kawasaki Bikin ZX-25R, Honda: Konsumen RI Lebih Butuh 250cc 2 Silinder Kawasaki Ninja ZX-25R

Kawasaki Ninja ZX-25RKawasaki Ninja ZX-25R Foto: Yulius Dimas Wisnu/20Detik

Untuk suspensinya, karena motor ini merupakan motor sport murni. Maka setelannya dibuat agak kaku. Suspensi dengan setelan seperti itu masih cukup nyaman digunakan di jalanan yang mulus dan asyik juga untuk bermanuver. Namun saat bertemu jalan rusak, tipikal suspensi seperti ini cukup 'menyiksa' pengendaranya.

Selain bermasalah dengan jalanan rusak, Ninja ZX-25R juga cukup bermasalah dengan polisi tidur. Dengan ground clearance hanya 125 mm, bagian bawah knalpot motor ini kerap bergesekan dengan permukaan markah kejut itu.

Soal konsumsi bahan bakar, Ninja ZX-25R yang kami kendarai menggunakan bahan bakar dengan RON 92. Dipakai untuk harian, bisa meraih hasil 5 liter per/100 km. Artinya setiap berjalan 20 km, motor ini menyedot 1 liter bensin.


Kesimpulan Kawasaki Ninja ZX-25R

Kawasaki Ninja ZX-25R menawarkan hal baru di segmen motor sport 250 cc. Tidak hanya mengandalkan mesin 4 silinder, motor ini juga menawarkan berbagai fitur dan teknologi yang diturunkan dari superbike Kawasaki.

Harga yang mencapai Rp 112,9 juta pun rasanya tidak terlalu mahal untuk sebuah motor sport 250 cc yang membawa rasa dan pengalaman berkendara ala motor gede.

Tapi jika Anda ingin membeli motor ini untuk digunakan sebagai kendaraan harian, Anda harus melakukan kompromi dengan berbagai hal, seperti suhu mesin yang panas, posisi berkendara yang bikin capek penggunanya, dan catatan konsumsi bahan bakarnya yang tidak efisien.

(lua/din)