Yamaha Xabre Juaranya Manuver!

Oto Test

Yamaha Xabre Juaranya Manuver!

M Luthfi Andika - detikOto
Selasa, 16 Feb 2016 16:30 WIB
Yamaha Xabre Juaranya Manuver!
Foto: M Luthfi Andika
Jakarta - Yamaha sudah resmi streetfighter terbaru mereka yang disapa Xabre. Kalau melihat desain yang disajikan, kesan galak sangat jelas terlihat disegala sisi. Tapi bagaimana dengan ketangguhan dirinya saat ditunggangi ya?

Sebagai pembuktian ketangguhan dirinya, Yamaha memberi kesempatan detikOto untuk merasakan secara langsung ketangguhan Xabre, di Sentul International Karting Sircuit. Nah, mau tahu bagaimana ketangguhan Yamaha Xabre? Simak berikut ini Otolovers.

1. Desain Steetfighter Terbaik

Foto: M Luthfi Andika
Saat peluncuran, Yamaha mengatakan Xabre memiliki filosofi desain 'Ultimate Street Fashion Sport'. Nama itu terinspirasi dari sebuah sebatang pedang cahaya (Light Saber) yang berkesan X-treme agresif, tajam dan modern.

Pabrikan berlogo garpu tala ini mengklaim, kesan tersebut bisa dirasakan saat berkendara. Nuansa cara berkendara yang ditawarkan Xabre diklaim akan menjadi tren terbaru gaya berkendara.

Selanjutnya dikatakan desain Xabre menampilkan arah 'Mass-Forward Massive & Compact Desain'. Desain tangki bahan bakar pendek, tapi tinggi dengan permukaan atas 45 mm lebih tinggi dari R15.

Desain tangki itu dikombinasikan dengan Air Scoop yang membujur pendek dan bagian ekor yang pendek juga. Hal itu memberikan kesan kuat berotot, ringan dan lincah serta kesan padat yang terpusat di bagian tengah.

Motor ini menampilkan karakter besar padat. Sebab, bagian cover body lebih kompak sehingga terkesan berotot.

Motor ini juga didesain lebih kompak secara keseluruhan. Jarak antara head lamp dengan setang (steering axis) hanya 250 mm, lebih pendek setengahnya dari R15. Posisi lampu belakang tepat sejajar dengan shaft roda belakang yang membuat bagian ekor lebih pendek.

Sementara bagian lain dibuat tipis seperti lampu depan LED, dan lampu belakang. Xabre juga mengaplikasikan 'Compact Full digital LCF' dengan digital Instrumen Cluster type Negative (Multi display information) dan tiga tingkat kecerahan.

2. Mesin Layaknya Yamaha R15

Foto: M Luthfi Andika
Bicara soal mesin yang digendong, Yamaha Xabre didukung teknologi mesin 150cc LC4V Fuel Injection. Mesin ini sama dengan yang digunakan di Yamaha R15.

Yamaha mengatakan mesin yang ditawarkan memiliki akselerasi yang baik dan irit konsumsi bahan bakar. Sebab, mesin ini mengadopsi mesin SOHC dengan Cylinder Bore 57 mm Langkah Piston 58,7mm yang ideal untuk jalan perkotaan.

Mesin berteknologi MotoGP ini memiliki daya tahan tinggi karena mengaplikasikan DiASil Cylinder dan Forged Piston. Dikombinasikan dengan transmisi manual 6 percepatan, power motor ini diklaim lebih sempurna sehingga merefleksikan desain konsepnya yaitu Street Extreme Show Off Style, Confidence Riding Position dan Fun Riding Performance.

Mesin 4 langkah berpendingin cairan dengan silinder 150cc tungggal tegak ini mampu mengirimkan tenaga hingga 12 kW pada 8.500 rpm. Sementara torsinya bisa mencapai 14,3 Nm pada 7.500 rpm.

3. Yamaha Xabre Juaranya Manuver

Foto: M Luthfi Andika
Saat pertama kali diajak menguji ketangguhan Xabre di Karting Sirkuit atau yang biasa disebut sirkuit kecil. Wajar jika pertanyaan timbul kenapa disana? Selain tidak terlalu luas, lebih berliku dibandingkan dengan sirkuit besar, juga patut diperhitungkan.

Tanpa banyak bicara, detikOto pun langsung menunggai Yamaha Xabre. Mencari posisi duduk terbaik agar bisa melintas dengan nyaman. Benar saja stang panjang dan posisi duduk yang asyik seperti dijanjikan Yamaha benar-benar terasa.

Posisi duduk sangat asyik, berkat stang yang lebar. Selanjutnya dengan menggunakan suspensi depan UpSide Down, memanfaatkan rangka Delta Box & Aluminium Die-Cast Swingarm. Hal itu menjadikan kombinasi yang sempurna dalam mengubah arah bodi motor dengan cepat, dan stabil saat bermanuver.

Dan hal yang membuat Xabre makin nyaman itu tidak lepas dengan pemilihan ukuran ban yang dinilai mampu menopong bobot dari Yamaha Xabre. Untuk ban depan berukuran 110/70 dan ban belakang 130/70. Yamaha Xabre menawarkan posisi duduk yang tegak. Sebab, motor ini mengadopsi setang lebar.

Saat ingin menghidupkan mesin 150 cc milik Xabre, berbeda dengan motor 150 cc lainnya. Starter Yamaha Xabre tidaklah ditekan, melainkan di geser ke bawah.

Dijamin siapa pun yang ingin menunggai Xabre pasti, akan sedikit kebingungan saat ingin menyalakan mesin, karena starter menjadi satu dengan pemutus arus listik. Namun yang membedakan saat ingin menyalakan mesin, tombol digeser ke bawah dan saat ingin memutuskan arus listrik digeser keatas.

Suara mesin pun terdengar, benar saja mesin ini memiliki suara layaknya R15. Demi menghilangkan penasaran, detikOto pun memasukkan transmisi pertama dan langsung tancap gas.

Posisi stang yang lebar memang membuat posisi duduk agak lebih dekat dengan posisi tangki. Sekilas untuk yang sering mengendarai motor dengan stang yang tidak terlalu lebar pasti rasanya agak berbeda, dan pastinya membutuhkan penyesuaian terlebih dahulu.

Dalam kesempatan uji ketangguhan Xabre detikOto diberi kesempatan memutari 3 putaran. Sangat terasa bobot, desain serta stang panjang mampu membuat Xabre begitu menurut dan mudah dikendalikan saat dikendarai.

Terlebih saat melakukan manuver, Yamaha Xabre begitu asyik dan seakan memiliki kestabilan yang luar biasa. Sehingga tikungan demi tikungan sangat tidak terasa, bahkan kerap menyentuh sepatu detikOto saat melakukan manuver karena terlalu miring.

Sayangnya, detikOto tidak bisa menguji seberapa cepat Xabre mampu melaju karena terlalu banyaknya tikungan yang memaksa melakukan manuver.

Akan tetapi detikOto menilai Yamaha Xabre sangat asyik melakukan manuver-manuver

4. Performa di Jalanan Umum

Foto: Rangga Rahadiansyah
Setelah puas narik gas di sentul, giliran detikOto merasakannya di jalanan umum. Saat pertama kali menarik gas, persiapan hati untuk mengendarainya jelas perlu dilakukan.

Benar saja, motor ini menjadi pusat perhatian seluruh pengendara. Semuanya karena model yang disajikan begitu berbeda, yang terlihat begitu tangguh.

Asyiknya posisi manuver yang diberikan Xabre rupanya sangat bermanfaat disaat kita berkendara di jalanan. Tubuh bongsor ditambah stang lebar yang dimiliki rupanya tidak menjadi masalah saat bertemu dengan kemacetan.

Terbukti Xabre masih asyik untuk meliuk-liuk di kemacetan. Saat bertemu jalanan kosong, sudah pasti saatnya mencoba performa yang ditawarkan.

Gas pun langsung ditarik, rupanya meski getaran mesin agak berasa. Performa yang disajikan rupanya cukup asyik dan memenuhi diluar ekspetasi detikOto.

Dalam speedometer terlihat kecepatan 96 km/jam dengan mudah dicapai dan didapat saat berkendara. Sayang, jalanan Jakarta tidak terlalu luas dan kosong untuk lebih membuktikannya. Namun, Yamaha Xabre sangat mumpuni dikecepatan rendah maupun tinggi.

5. Kekurangan

Foto: Rangga Rahadiansyah
Bicara soal kekurangan, sepertinya memang agak sulit mencarinya. Namun yang detikOto rasakan, terkesan ingin mengutamakan kenyamanan saat melakukan manuver. Sepertinya Yamaha agak sedikit mengorbankan tarikan atas dan lebih mengutamakan tarikan bawah.

Sehingga tenaga yang lebih besar sangat terasa, di tarikan bawah.
Halaman 2 dari 6
(lth/nkn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads