Sekejap Mencicipi Cengkeraman Ban Pirelli Angel City

Sekejap Mencicipi Cengkeraman Ban Pirelli Angel City

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 23 Okt 2015 14:03 WIB
Sekejap Mencicipi Cengkeraman Ban Pirelli Angel City
dok Pirelli
Subang - PT Evoluzione Tyres yang merupakan perusahaan hasil kongsi antara Pirelli dengan PT Astra Otoparts meluncurkan varian ban baru yang disebut untuk segmen underbone dan segmen sport kelas 150 – 250 cc.

Ban bernama Pirelli Angel City yang dibuat dalam beberapa tipe ukuran, yakni mulai 14 – 17 inci itu diklaim memiliki segudang keunggulan dengan harga berkisar antara Rp 250.000 sampai Rp 750.000.

Salah satunya, ban yang disebut sebagai turunan dari ban andalan Pirelli varian onroad dan terbukti mumpuni di kelas Supersport dan Superbike itu menggunakan teknologi Cross Play (X-Play). Dengan teknologi ini pula, Pirelli menyebut ban tersebut andal di intasan basah maupun kering.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, ban ini juga menyokong kestabilan motor saat digeber penunggangnya di berbagai medan. Maklum, rancang bangun ban serta material yang digunakan sangat mendukung.

Lantas seperti apa performanya? detikOto berkesempatan mencicipinya meski dalam waktu yang terbilang sekejap di jalur Ciater Highland Resort -Tangkuban Perahu yang hanya sejauh sekitar 14 kilometer.

1. Keunggulan secara teori

Sebelum melakukan tes ride ban yang dipasang pada motor Kawasaki Ninja 250, Honda CBR250R, Honda CBR150R, Yamaha R25, serta Yamaha R15, manajemen Pirelli Asia-Pasifik dan PT Evoluzione Tyres memaparkan keunggulan ban ini.

Di antara keunggulan yang ditekankan adalah, bahwa ban Pirelli Angel City itu merupakan pengembangan dari ban Angel GT.

Dengan material yang digunakan serta gaya desain rancang ban, ban itu disebut memiliki keunggulan lebih awet 30 persen dibanding ban sejenis dan sekelasnya buatan merek lain. Beberapa material itu antara lain carbon black untuk mendukung wet grip, dry grip, millage, silica  untuk wet grip pada suhu rendah, serta resin untuk mendukung konsistensi kondisi laju motor.

Adapun rancang bangunnya selain merancang desain dinding ban sedemikian rupa, juga tampang tapak ban yang dibuat memiliki slick pada area tengah serta pola ukiran untuk membuang air dan material licin lainnya.

Sedangkan kembangan atau ukiran pada sisi kiri dan kanan ban yang mendapat tambahan menjadikan ban mampu membuang air saat melibas lintasan basah. Walhasil keamanan dan kenyamanan lebih maksimal.

Adapun kestabilan yang tinggi saat motor melaju dikarenakan desain yang menggunakan teknologi X-Play (Cross Play) dengan resep khusus. Bagian dinding dan lapisan nylon dibuat secara khusus.

2. Performa

Saat pengujian jalan kebetulan detikOto mendapatkan jatah motor Yamaha R15. Paduan antara tampang motor sport itu dengan ban Pirelli Angel City cukup serasi.

Sejatinya, jalur jalan raya Ciater Highland Resort hingga ke Gunung Tangkuban Perahu cukup representatif. Tikungan, turunan, tanjakan, serta trek lurus terdapat di jalur tersebut.

Untuk membuktikan keandalan compound ban yang diklaim mampu berdaptasi dengan aspal jalanan secara maksimal, detikOto mencoba melakukan engine brake, pengereman secara konvensional, serta memindah posisi gigi ke posisi terendah dan membetot tuas gas.

Hasilnya cukup memuaskan, karakter ban cukup terasa terutama daya cengkeram, kemudahan dan kestabilan handling.

3. Poin minus pengujian

Harus jujur diakui pengujian ban yang dilakukan hanya dalam jarak sekitar 14 kilometer sulit untuk mengekplorasi karakter dan kemampuan ban yang sebenarnya. Terlebih iring-iringan rombongan turing yang relatif dekat menjadikan proses pengujian tak maksimal.

Walhasil, rasanya masih sulit untuk membuat penilaian seperti apa karakter dan keunggulan secara menyeluruh.
Halaman 2 dari 4
(arf/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads