Membuktikan Ketangguhan Raja Bermanuver, Yamaha MT-25

Ototes

Membuktikan Ketangguhan Raja Bermanuver, Yamaha MT-25

Arif Arianto - detikOto
Senin, 15 Jun 2015 09:45 WIB
Membuktikan Ketangguhan Raja Bermanuver, Yamaha MT-25
Jakarta - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing telah meluncurkan secara resmi motor sport Yamaha MT-25 di Jakarta beberapa waktu lalu. Nama MT yang disandangnya merupakan singkatan dari Master of Torque.

Dengan beberapa keunggulan yang ditawarkan tersebut, Yamaha mengklaim motor itu sebagai rajanya bermanuver. Istilah itu tentu menggelitik detikOto untuk membuktikannya.

Sehingga, ketika memergokinya di sebuah tempat di Penggilingan, Pulo Gebang, Jakarta Timur, atau beberapa hari sebelum motor itu resmi diluncurkan, detikOto mencoba meminta izin untuk melakukan tes ride.

Beruntung, beberapa petugas yang membawa motor itu mengizinkannya, meski dengan catatan tes dilakukan di seputaran Penggilingan. Lantas bagaimana hasilnya? Berikut ulasannya:

1. Desain Penguat Karakter MT Series

Meski menggunakan basis yang sama dengan Yamaha R25, namun Yamaha MT-25 memiliki karakter khas sebagai bagian dari keluarga MT alias Master of Torque.Β 

Sebagai bagian dari motor dengan entakan torsi yang tinggi, tampilan pun disesuaikan.

Bodi yang kekar – meski tak berbeda jauh dengan R25 -Β  dan tanpa fairing, serta bagian belakang yang kompak, menjadiΒ  penguat karakter MT tersebut.Β 

Kesan itu semakin kuat dengan pembeda yang sengaja diciptakan, mulai dari bentuk lampu depan Halogen H4 12V 60/55 dan lampu posisi LED dengan bentuk huruf V.

Penguat karakter MT lainnya adalah setang yang lebih lebar dengan posisi penempatan yang lebih tinggi dibanding milik saudaranya, R25.

Selebihnya, memiliki kesamaan yang memancarkan kesan kokoh dan macho.

Selain kesan kokoh dan macho, unsur modern juga terlihat di motor ini.

Spidometer yang dilengkapi shift timing light, gear position, clock, odometer, analog meter, trip meter, fuel trip meter, instant fuel economy, average fuel economy, oil change indicator, oil pressure, temperature meter, neutral indicator, hingga engine trouble warning light adalah unsur kelengkapan informasi yang dikemas dengan teknologi modern.

2. Performa mesin

Secara kasat mata dan di atas kertas, mesin yang diusung Yamaha MT-25 memang tak berbeda dengan saudaranya, R25.

Mesin 250 cc dua silinder, DOHC, 8 katup, dengan injeksi langsung menghasilkan tenaga 26,5 kW pada 12.000 rpm.

Namun, tenaga mulai terasa beringas meski putaran mesin masih di bawah 12.000 rpm.

Maklum Yamaha menggunakan teknologi balap untuk penyempurnaan mesin dengan menggunakan DiAsil Cylinder dan Forged Piston.

Terlebih, torsinya juga terbilang besar yakni 22,6 Nm pada 10.000 rpm.

Dengan entakan torsi dan sorongan tenaga sebesar itu, akselerasi terasa ringan, terlebih dengan posisi setang yang lebih tinggi dan ukuran yang lebih lebar maka segitiga ergonomis juga lebih besar, sehingga hambatan terhadap terpaan angin di badan pengendara juga lebih kecil.

Meski hal itu nyaris tak terasa jika tak diperhatikan dengan seksama.

Saat melakukan tes ride di seputaran Penggilingan, Pulo Gebang, Jakarta Timur dengan melintasi berbagai karakter dan jenis jalanan, maupun beragam tingkat kepadatan lalu lintas, semburan tenaga dan torsi cukup terasa.

Karakter sebuah motor turing yang cocok untuk harian sangat terasa.

2. Kenyamanan posisi berkendara

Posisi berkendara menggunakan Yamaha MT-25 ini terasa nyaman berkat handle bar alias setang yang lebih lebar dengan posisi penempatan yang lebih tinggi ketimbang di Yamaha R25. Sehingga, posisi duduk terasa nyaman dan rileks.

Bahkan dengan posisi dan ukuran setang seperti itu maka ketika pengendara membawa motor menikung dengan kecepatan 50 – 60 km/jam terasa nyaman.

Sehingga berkendara pun terasa menyenangkan, dan benar-benar menikmati perjalanan.

Terlebih, perangkat suspemsi yakni garpu TelescopicΒ  41 milimeter di roda depan dan suspensi Monocross di roda belakang cukup menopang kenyamanan.

Suspensi ini memang tak berbeda dengan Yamaha R25, yakni tetap empuk.

4. Kesimpulan

Sesuai dengan posisinya sebagai motor touring, akselerasiΒ  MT-25 memang sedikit berbeda dengan saudaranya, R-25 karena segitiga ergonominya lebih besar, kendati perbedaan itu relatif kecil.

Dengan kenyamanan posisi berkendara atau riding position yang nyaman dan santai, maka motor ini cocok dan nyaman sebagai motor harian.

5. Spesifikasi teknis

Mesin
Tipe 4-tak, DOHC 8-Valves, 249 cc
Sistem Pendingin Liquid Cooled
Sistem Bahan Bakar Fuel Injection System
Sistem Pelumasan Wet
Sistem Starter Electric Starter
Torsi Maksimum 22,6 Nm/10.000 rpm
Daya Maksimum 26,5 kW/12.000 rpm
Perbandingan Kompresi 11,6 : 1
Bore x Stroke 60 mm x 44,1 mm
Transmisi Manual 6 Speed
Girboks 6 gir
Kopling Wet Multi Plate

Bodi
P x L x T (mm) 2.090 x 720 x 1.135 (mm)
Tinggi Jok 780 mm (30.7 inci)
Berat Isi 165 kg
Kapasitas Tangki 15 L

Kaki-kaki
Suspensi Depan Telescopic Fork (41 mm)
Suspensi Belakang Monocross
Rem Depan Semi floating disc
Rem Belakang Single disc brake
Ban Depan 110/70 – 17β€³54h
Ban Belakang 140/70 – 17M/C (66s)

Kelistrikan
Baterai Maintenance Free (7.4 Ah GTZ8V)

Fitur
Tipe Tachometer Analogue
Speedometer Digital
Lampu Utama Halogen Bulb Type (12V DC)

Halaman 2 dari 6
(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads