ADVERTISEMENT

Review Mitsubishi Outlander PHEV: Belinya Diskon Rp 420 Juta, SUV yang Layak Dibeli?

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Minggu, 20 Mar 2022 07:46 WIB

Hybrid, Bikin Pengeluaran Jadi Irit

Embel-embel PHEV pada namanya merupakan singkatan dari Plug-in Hybrid Electric Vehicle. Itu artinya, mobil ini dapat di-plug-in atau dicolok untuk melakukan pengecasan.

Yes! Outlander PHEV ini mengusung motor listrik yang ditenagai oleh baterai, serta dikawinkan juga dengan mesin bensin di balik kap depannya. Sederhananya, mobil ini secara umum akan berjalan dengan motor listrik dan baterai, namun ketika baterainya habis maka mesin bensin akan menyala untuk mengisi ulang daya baterainya.

Mitsubishi Outlander PHEVMitsubishi Outlander PHEV hadir dengan dua port pengecasan Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

Di atas kertas, baterai Outlander PHEV ini berkapasitas 13,8 kWh dan diklaim bisa melaju hingga 55 km. Namun dari pengetesan kami, sangat sulit untuk mendapat angka segitu dan dalam jarak 48-50 km baterai sudah habis. Namun angka 48-50 km bukan angka yang buruk, lho!

Dalam pengetesan kami, jarak dari rumah ke kantor ternyata tak sampai 20 km. Artinya kami dapat melakukan mobilitas harian rumah-kantor hanya dengan baterai murni. Begitu sampai di rumah, mobil bisa langsung dicas menggunakan portable charger.

Tentu karena kapasitas baterianya tak sebesar EV murni macam Kona EV atau Ioniq EV dari Hyundai, pengecasan Outlander PHEV ini tak butuh waktu lama, meski dengan charger rumahan. Namun daya listrik yang dibutuhkan, mesti di atas 3.300 VA.

Nah! Dalam situasi tertentu, mesin bensinnya mungkin saja menyala atau dinyalakan. Contohnya ketika mobil kita bawa melaju di atas 135 km per jam atau pedal gas kita injak secara mendadak. Selain itu, kalau mobil kita aktifkan fitur Sport mode, Saving mode, hingga Charge mode, maka secara otomatis mesin bensinnya menyala.

Mitsubishi Outlander PHEVMitsubishi Outlander PHEV yang dites oleh tim detikOto Foto: Faisal Fahriansyah / 20detik

Lantas dari pengetesan kami mobil ini memang irit. Setidaknya lebih irit dibandingkan mobil berbahan bakar fosil konvensional, namun belum seirit mobil full EV.

Kami sempat mengetes berkendara hanya dengan bensin saja dan tidak menggunakan mode baterai dari Outlander PHEV ini. Hasilnya? Untuk rute harian ternyata konsumsi bbm dari Outlander PHEV ini dapat di angka 11 km per liter dan rute tol dapat di angka 15 km/liter. Masih mirip-mirip dengan SUV bensin berukuran gambot sekelasnya.

Asyiknya, Kalau sehari-hari kita cukup menempuh jarak 50 km untuk pulang-pergi dan berkendara secara ekonomis, maka bensin secara umum tidak terpakai. Artinya kita tak perlu membeli banyak bensin, dan cukup membayar listrik rumah yang jauh lebih murah.

Jelas mobil ini menawarkan experience yang asyik. Kita dapat melaju secara effort less bak mobil EV. Namun kita tak perlu khawatir akan lokasi pengecasan, sebab baterainya dapat diisi ulang dengan bensin yang kita bawa.

[Halaman berikutnya: Handling, Suspensi dan Fitur Mitsubishi Outlander PHEV]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT