Mercy Buatan Wanaherang Ini Bisa Parkir Sendiri, Gimana Cara Kerjanya?

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Senin, 10 Jan 2022 08:26 WIB
Active Parking Assistant Mercedes-Benz E 300 AMG Line
Ilustrasi penggunaan Active Parking Assist di Mercedes-Benz E 300 AMG Line Foto: Yulius Dimas Wisnu Adi / 20detik
Jakarta -

Salah satu fitur canggih yang jadi unggulan dari Mercedes-Benz kekinian adalah fitur parkir otomatis yang disebut dengan Active Parking Assist. Ternyata fitur ini sudah hadir di seluruh lini Mercy di Indonesia, tak terkecuali Mercy CKD atau rakitan pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

detikOto menjajal langsung fitur ini, dan membuktikan kecanggihan serta efektivitas penggunaan fitur Active Parking Assist Indonesia. Mobil yang kami gunakan adalah Mercedes-Benz E 300 AMG Line.

Active Parking Assistant Mercedes-Benz E 300 AMG LineActive Parking Assistant Mercedes-Benz E 300 AMG Line Foto: Yulius Dimas Wisnu Adi / 20detik

"Active Parking Assist memfasilitasi pencarian, dan pemilihan, tempat parkir, serta memasuki dan meninggalkan ruang parkir atau garasi paralel dan ujung. Ini secara otomatis mengarahkan kendaraan ke tempat parkir, dan dapat mengarahkan dan mengerem ketika hambatan terdeteksi," tulis Mercedes-Benz Indonesia di laman resminya.

Untuk menggunakan fitur ini, kita tinggal menekan tombol Parking Assist atau tombol bergambar huruf 'P' dengan kamera. Setelah menekan tombol tersebut, mobil akan memindai tempat parkir dan mencari tempat parkir yang bisa digunakan oleh fitur Active Parking Assist ini.

Dalam pengalaman kami, tempat parkir yang dapat terbaca adalah tempat parkir yang dilengkapi dengan marka dan juga punya ruang bergerak yang cukup luas.

"Pada kecepatan di bawah 35 km/jam, Active Parking Assist dapat mengidentifikasi tempat parkir (baik sejajar dengan trotoar atau di tempat parkir mobil) di sisi pengemudi dan penumpang depan," tulis Mercedes-Benz.

Mercedes-Benz E 300 AMG LineInterior Mercedes-Benz E 300 AMG Line Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

Setelah menemukan tempat parkir yang tepat, dalam kondisi tertentu fitur Active Parking Assist ini akan memberikan dua pilihan, yakni mobil parkir dalam posisi depan duluan atau mobil parkir dalam keadaan bagian belakang duluan.

Lalu setelah memilih untuk parkir dengan posisi mobil depan atau belakang yang lebih dulu masuk ke tempat parkir, kita tinggal mengikuti arahannya. Biasanya, jika memilih untuk mobil masuk dalam kondisi belakang duluan, fitur ini akan meminta kita untuk memindahkan shifter ke posisi R atau Reverse, agar mobil bisa mundur.

Setelah memindahkan ke posisi gigi R, kita harus melepas tangan dari setir, sebab setir akan bekerja sendiri. Jika tangan tetap menggenggam setir dan menginterupsi kerja fitur ini, maka fitur Active Parking Assist ini akan otomatis batal.

Dalam pengetesan kami, total waktu yang dibutuhkan mobil untuk memarkir sendiri dari sejak kita mengonfirmasi posisi parkir adalah satu menit.

Menariknya, ketika kita merasa mobil sudah parkir dengan sempurna, kadang mobil masih akan maju sendiri untuk mengoreksi posisi parkir sampai benar-benar sesuai. Hal ini yang membuat proses parkir jadi memakan waktu lama.

Fitur ini sangat baik dan fungsional, apalagi jika menemukan tempat parkir yang dirasa sulit. Tapi selama mengetes Mercy E 300 AMG Line, kami sangat jarang menggunakan fitur ini sebab proses pencarian tempat parkirnya yang terkadang butuh waktu panjang.

Alih-alih menggunakan fitur ini dan membuat mobil di belakang menunggu, kami kerap parkir secara mandiri. Toh kamera 360 di Mercy sudah sangat baik dalam mengarahkan parkir.

Selain itu, yang juga jadi kelemahan fitur ini adalah tidak bisanya membaca obstacle atau gangguan yang letaknya di bawah mobil. Dalam pengetesannya, kami pernah melindas batu yang menjadi tempat berhenti ban, sehingga mobil jadi tidak sama level bannya. Menurut kami, hal ini masih harus menjadi sesuatu yang diperbaiki dan ditingkatkan oleh Mercy.



Simak Video "Jajal Fitur Parkir Sendiri Mercedes-Benz E 300 AMG Line Buatan Wanaherang"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/rgr)