Naik-Turun Kaki Gunung Rinjani Bersama Mitsubishi Triton

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 10 Feb 2020 12:45 WIB
Test Drive Mitsubishi Triton di Lombok
Mendaki jalanan sempit di kaki Gunung Rinjani bersama Mitsubishi Triton. Foto: Dok. Mitsubishi

Soal kenyamanan, kami merasakan cukup nyaman mengendarai Mitsubishi Triton terbaru ini. Di dalam kabin cukup senyap, mesin diesel yang meraung tak terlalu mengganggu sampai ke dalam kabin. Apalagi sistem audio mobil ini juga cukup menghibur untuk penghuninya.

Mitsubishi Triton dilengkapi beberapa fitur canggih di antaranya, Forward Collision Mitigation System (FCM) - mengaplikasikan pengereman darurat dengan sensor visual di depan. Setiap sistem FCM mendeteksi akan terjadi tabrakan dengan kendaraan di depan, mobil akan memberikan peringatan yang tertera di layar MID. Jika pengemudi tidak mengerem, maka mobil akan otomatis mengerem.

Kemudian, ada juga Ultrasonic mis-acceleration Mitigation System (UMS) mencegah kendaraan bergerak dari posisi parkir ketika sensor ultrasonic mendeteksi halangan baik dari arah depan maupun belakang. Juga dilengkapi Blind Spot Warning (BSW) dan Lane Change Assist (LCA) - memperingatkan pengendara terhadap kendaraan yang berada di blind spot atau yang melaju cepat dari belakang dengan teknologi ultrasonic dan radar.

Mitsubishi Triton melaju di jalan raya. Mitsubishi Triton melaju di jalan raya. Foto: Dok. Mitsubishi

Fitur lain antara lain ada Rear Cross Traffic Alert (RCTA) - memonitor laju di belakang kendaraan dengan radar hingga Automatic High Beam - secara otomatis mengalihkan lampu utama tinggi dan rendah dengan sensor visual depan dan sensor parkir memonitor sekeliling kendaraan ketika parkir dengan ultrasonic.

Untuk mode berkendara terdapat dua fitur terbaru yakni, Off-road mode - memaksimalkan traksi dan parameter stabilitas control sesuai dengan kondisi medan dengan "easy select switch" operation.

Ada pula Hill Decent Control (HDC) - sistem ini akan mengontrol katup untuk menjaga kecepatan kendaraan dengan berbagai kondisi medan. Ketika menuruni bukit yang curam, yang memungkinkan pengemudi berkonsentrasi pada control stir.

Namun, ada satu catatan yang dirasakan detikcom selama mengendarai Mitsubishi Triton. Yakni setirnya yang cukup berat untuk diputar.



Simak Video "Jajal MG ZS, Worth it or Not?"
[Gambas:Video 20detik]

(rgr/din)