Bertualang Hingga ke Pelosok Kamboja Bersama Porsche Macan

Ototes

Bertualang Hingga ke Pelosok Kamboja Bersama Porsche Macan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 23 Mei 2016 13:34 WIB
Bertualang Hingga ke Pelosok Kamboja Bersama Porsche Macan
Foto: Porsche
Siem Reap - Beberapa waktu lalu, detikOto mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara Porsche Adventure Drive 2016 yang digelar di Kamboja. Dalam acara ini, SUV Porsche diuji ketangguhannya.

Pada acara ini, Porsche Asia Psific menyediakan dua jenis SUV yaitu Porsche Macan dan Porsche Cayenne. Acara ini adalah ajang pembuktian bahwa SUV Porsche pun memiliki kapabilitas khas sport utility vehicle (SUV).

Pada kesempatan ini, detikOto bersama tiga orang tim dari Indonesia kebetulan mendapat jatah menguji Porsche Macan. Selama satu hari, peserta Porsche Adventure Drive menjelajah sekitaran Siem Reap, Kamboja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut detikOto bahas hasil test drive Porsche Macan selama di Kamboja mulai dari review soal eksterior, interior hingga kesan berkendara.

1. Eksterior

Foto: Porsche
Sekilas, desain eksterior Porsche Macan ini memang mirip dengan seniornya, Porsche Cayenne. Hanya, bodi Macan sedikit lebih kecil.

Wajah Porsche Macan menggambarkan kesan sporty. Hal itu bisa dilihat dengan karakteristik lampu depan, hingga air intake yang besar.

Bagian samping juga menghadirkan karakter desain khas mobil Porsche. Dari sisi ini, otot-otot Porsche Macan bisa terlihat.

Garis atapnya menggambarkan kontur mobil sport. Desain garis atap itu menjanjikan aerodinamika yang terbarik.

Desain pelek Porsche Macan ini juga menarik perhatian. Pelek tersedia dengan ukuran hingga 21 inci. Di dalam pelek tersebut tersemat kaliper rem khas mobil sport berkelir hitam.



Desain khas mobil sport Porsche juga tergambar di bagian belakang. Bagian belakang Porsche Macan terlihat ramping. Jika dilihat dari bagian belakang, SUV ini terlihat seperti memiliki bahu yang lebar dan tegas.

2. Interior

Foto: Rangga Rahadiansyah
Masuk ke kabin Porsche Macan, detikOto merasakan bahwa mobil ini sarat dengan kemewahan. Warna lapisan interior yang kontras sangat cocok.

Desain interior Porsche Macan tampak bergaya kokpit pesawat. Di konsol tengah terdapat tombol-tombol untuk mengaktifkan fitur canggih pada Porsche Macan.

Porsche Macan menyajikan interior yang sporty dan mewah. Jok berlapis kulit sangat nyaman diduduki. Joknya bisa diatur secara elektronik sesuai posisi duduk pengemudi atau penumpang.

Setir tiga palang yang sporty terinspirasi dari Porsche 918 Spyder. Dua buah paddleshift tersemat di balik setir sehingga membuat sensasi berkendara lebih cepat dan sporty dalam memindahkan posisi gigi transmisi.

Pada dashboard bagian tengah Anda akan melihat layar besar dengan berbagai macam tombol center cluster yang didesain futuristik.

3. Di Balik Kap Porsche Macan

Foto: Rangga Rahadiansyah
Porsche Macan yang digunakan detikOto ini mengusung mesin 4 silinder berkapasitas 1.984 cc. Porsche Macan menerapkan layout mesin depan. Mesin itu menggunakan teknologi Direct fuel injection (DFI) dan auto start/stop.

Mesin itu mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 252 daya kuda pada 5.000-6.800 rpm. Sementara torsinya mencapai 370 Nm yang sudah bisa dirasakan mulai 1.600 rpm hingga 4.500 rpm.

Tenaga dari mesin disalurkan melalui transmisi Porsche Doppelkupplung (PDK) atau transmisi kopling ganda 7 tingkat percepatan. Pengggunaan transmisi PDK itu diklaim bisa menyalurkan tenaga secara maksimal.

Berkat kombinasi mesin dan transmisi tersebut, Porsche Macan bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 6,7 detik. Kecepatan tertingginya bisa mencapai 229 km/jam.

4. Kapabilitas Offroad

Foto: Porsche
Dalam menyelenggarakan acara ini, panitia sangat tepat memilih trek untuk menguji SUV Porsche. Bisa dibilang Porsche Macan bermain ke alam liar.

detikOto mendapat kesempatan untuk mengemudikan Porsche Macan dalam jalur offroad. Jalur offroad di Kamboja menuju Candi Banteay Srei di Banteay Ampil, cukup menantang.

Sebelum masuk ke jalur offroad, road captain meminta detikOto untuk mengaktifkan mode offroad. Karena jalur offroad penuh debu, kami pun diminta untuk menyalakan lampu kabut.



Pertama, detikOto masuk ke jalur semi offroad. Pada jalur semi offroad itu, jalanannya tidak terlalu kasar. Hanya, jalur dipenuhi dengan debu.

Saat itu, detikOto masih bisa mengemudikan Porsche Macan dengan kecepatan stabil mengikuti irama konvoi tanpa harus memperlambat laju. Akibatnya, debu-debu berterbangan sehingga sedikit menghalangi pandangan.



Keluar jalur semi offroad, kami dihadapai rintangan yang lebih menantang. Kali ini lintasannya benar-benar masuk ke pelosok Kamboja. Di sini, detikOto diharuskan mengaktifkan mode hill descent system.

Kiri-kanannya dipenuhi semak-semak dengan ranting yang cukup tajam. Dan, jalur offroad ini terbilang sangat sempit. Beruntung, Porsche Asia Pasific sudah menyiapkan segala halnya agar bodi mobil yang diujinya tidak tergores ranting tajam.

Beberapa jam sebelum masuk kawasan Banteay Ampil, jalurnya makin menantang. Rombongan konvoi harus mengantre melewati tiap rintangannya. Rintangan yang menantang itu meliputi jalur menurun tajam, menanjak dan sempit.



Untungnya, bodi Porsche Macan tidak sebongsor Porsche Cayenne. Dengan begitu, detikOto bisa melewati rintangan demi rintangan selama pengujian offroad.

Akhirnya kami sampai juga di kawasan Banteay Ampil. Waktu satu jam dimaksimalkan untuk istirahat dan makan siang. Kebetulan cuaca di sana cukup panas sehingga menguras tenaga.

Usai makan siang, panitia acara sudah menyediakan trek khusus yang benar-benar menguji kapabilitas mobil ini. Untuk melalui rintangan tersebut, kami juga harus tetap mengaktifkan mode offroad ditambah hill descent system. Fitur itu sangat membantu ketika ada turunan tajam. Jadi, mobil secara otomatis membantu pengereman.



Begitu juga ketika menanjak. Saat menghadapi tanjakan dengan sudut yang tajam, mobil tidak akan mundur ketika mode offroad dan hill descent control diaktifkan.

Selesai merasakan sensasi di trek offroad buatan, kami kembali melalui jalur offroad lagi untuk keluar dari Banteay Ampil. Hingga sekitar 30 menit kemudian, kami bertemu dengan jalanan aspal sampai menuju Candi Ta Prohm sebelum bertolak kembali ke hotel di Siem Reap.

5. Performa di Jalan Aspal

Foto: Porsche
Tak hanya jalur offroad, panitia acara Porsche Adventure Drive 2016 juga memilih jalur on-road selama konvoi. Dalam jalur on-road ini, setidaknya detikOto bisa merasakan performa Porsche Macan sesungguhnya.

Ketika memasuki jalur on-road, detikOto sengaja mengambil jarak dengan mobil di depan. Setelah jarak sudah sedikit jauh, detikOto langsung mencoba menekan pedal gas.

Sensasi akselerasi mobil ini cukup mumpuni. Meski berbadan SUV, Porsche Macan tetap menyajikan akselerasi khas mobil sport.

Wajar, Porsche Macan yang menggunakan mesin 4 silinder berkapasitas 1.984 cc memiliki tenaga maksimal hingga 252 daya kuda pada 5.000-6.800 rpm. Sementara torsinya bisa mencapai 370 Nm yang sudah bisa dirasakan mulai 1.600 rpm hingga 4.500 rpm.

6. Kesimpulan

Foto: Porsche
Ajang Porsche Adventure Drive 2016 yang digelar di Kamboja ini merupakan ajang pembuktian bahwa SUV Porsche Macan pun bisa menjadi mobil sport harian. Selain itu, Porsche juga membuktikan bahwa Porsche Macan bisa menaklukkan medan offroad.

Eksterior Porsche Macan dengan gaya khas SUV kompak menunjukkan bahwa mobil ini juga mampu menjadi mobil sport harian. Sistem suspensinya yang bisa ditinggikan ketika mode offroad diaktifkan membuat Porsche Macan mampu menaklukkan medan offroad sekalipun.

Interiornya juga terlihat mewah. Hanya, pada Porsche Macan yang dikemudikan detikOto tidak terdapat fitur sunroof.

Tenaga di jalur on-road pun mumpuni. Akselerasi yang cepat membuat sensasi berkendara khas mobil sport makin kentara. Hal itu ditambah lagi dengan pengoperasian paddleshift di balik kemudi yang membuat sensasi berkendara makin sporty.

Sayangnya, raungan suara knalpot pada Porsche Macan yang ditunggangi detikOto tidak segahar Porsche Macan S. Jika suaranya menggelegar, karakter khas mobil sport makin mencuat pada mobil ini.
Halaman 2 dari 7
(rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads