Selain itu, teknologi suspensi yang disempurnakan dengan keahlian balap tidak hanya mengoptimalkan fitur aerodinamis tapi juga menggarisbawahi karakter balapnya.
New MINI John Cooper Works ditawarkan dengan harga Rp 829 juta off the road Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah seperti apa rasanya menjajal mobil ini? Simak yang satu ini ya Otolovers.
1. Tidak meninggalkan kesan MINI
|
|
Tampilan MINI John Cooper Works mulai dari bagian depan hingga buritan, masih jelas menonjolkan DNA MINI. Seperti pada tampang depan, di bagian headlamp dan kaca.
Namun tampilan berbeda terlihat jelas pada lubang udara di bagian kap mesin, grille, serta fender depan yang kini lebih gondrong dan sporty.
Melirik ke samping, kemewahan akan sangat terlihat jelas dengan logo John Cooper Works di setiap sisi.
Kaca yang memanjang, serta tampilan 3 pintu yang jelas menambah kesan mewah. Tidak lupa desain pelek terbaru juga menambah kesan kece di mobil Inggris yang satu ini.
Lari ke bagian belakang, tampilan mewah juga tidak kalah mewah bro. Dilihat tampil 'montok' dengan stoplamp agak lonjong, jelas mengesankan dirinya MINI.
Tampilan keren pasti akan terlihat dari bumper belakang yang membedakan dengan MINI lainnya, terlebih dengan tampilan dua knalpot tepat berada di bagian tengah bersama dengan logo John Cooper Works yang berada dikanan bawah.
2. Interior terbaik
|
|
Kesan mewah terlihat pada tampilan dashboard yang disajikan, display bulat terlihat mewah dengan tampilan lampu berwarna warni pada bagian tepinya.
Tepat berada di bagian bawahnya, pengendara bisa dengan muda mengatur suhu yang diinginkan.
Namun pada bagian konsol tengah, yang menjadi perhatian juga terletak pada starter mesin yang dibuat dari tuas. Sehingga cukup menekan ke bawah tuasnya, suara galak mesin pun akan terdengar.
Kemudahan mengatur sistem infotainment, serta menerima panggilan, pergantian transmisi dengan paddle Shift yang tersemat di balik setir ikut disediakan untuk menambah nyaman saat menginjak gas.
Dan di saat berkendara, siapapun pengendaranya bisa mengetahui seberapa cepat mobil ini melaju cukup dengan melihat dibagian kaca depan selain bisa melihat di tacho meter.
Tidak perlu khawatir, meski MINI John Cooper Works memiliki 3 pintu. Mobil mungil ini mampu menampung hingga 4-5 orang (tidak terlalu tinggi).
3. MINI Connected
|
|
Sistem ini menggunakan penghubung USB untuk memadukan berbagai fitur smartphone ke dalam sistem audio dan infotainment, fitur ini dapat diakses melalui panel instrumen pusat dan dioperasikan melalui MINI Controller.
Layanan media sosial kini sepenuhnya terintegrasi ke dalam kendaraan MINI.
Terlebih, data yang digunakan adalah data smartphone pengemudi, sehingga ini berarti tidak diperlukan biaya langganan jaringan tambahan.
Beberapa fungsi yang dapat dipadukan dengan kendaraan MINI melalui aplikasi jaringan sosial dan infotainment telah tersedia baik untuk Apple iPhone maupun smartphone berbasis sistem operasi Android.
Program MINI Connected yang disediakan melalui aplikasi smartphone mencakup fitur-fitur yang terkait dengan kendaraan, seperti Mission Control, Dynamic Music, Driving Excitement dan MINIMALISM Analyser, serta layanan berbasis-online seperti fungsi radio web, penggunaan jaringan sosial, penerimaan berita RSS dan fitur hiburan seperti AUPEO! dan TuneIn.
Oleh sebab itu, MINI Connected menghadirkan solusi lengkap untuk sistem hiburan dalam kendaraan. Dengan layar warna di panel instrumen pusat, semua fungsi dapat dioperasikan dengan gaya khas MINI – dan lebih nyaman, intuitif dan aman dibandingkan sebelumnya.
Ready App MINI Connected yang baru ini juga memungkinkan kamera GoPro untuk dikontrol dalam gaya khas MINI. Hal ini memungkinkan untuk memulai pengambilan video atau mengambil foto dengan kamera GoPro yang dipasang di dalam kendaraan MINI saat berpergian.
4. Sangarnya mesin John Cooper Works
|
|
Tidak sampai disitu, sistem turbo charging terintegrasi ke dalam exhaust manifold, injeksi langsung dengan injektor yang ditata di tengah di antara katup-katup, fully-variable valve control dalam bentuk VALVETRONIC sebagaimana dipatenkan oleh BMW Group, dan variable camshaft control pada intake dan sisi pembuangan (double VANOS).
Hasilnya mesin ini mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 231 tenaga kuda antara 4.750 – 6.000 rpm dan torsi maksimum sebesar 320 Newton meter mulai 1.250 – 4.800 rpm.
Memungkinkan MINI John Cooper Work mampu melesat 0-100 km/jam hanya dalam 6,1 detik dengan kecepatan puncak 246 km/jam.
Hal ini merupakan peningkatan kemampuan sprint sebesar 0,2 detik, atau 3 persen lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. Selain itu, elastisitas juga telah ditingkatkan sebesar 10 persen.
Dengan waktu 5,6 detik untuk akselerasi dari 80 sampai 120 km/jam, MINI John Cooper Works terbaru bahkan mengalahkan kendaraan sport kelas atas.
Daya kebut optimal ini dikombinasikan dengan tingkat efisiensi yang patut dicontoh. Sementara itu, angka untuk konsumsi bahan bakar rata-rata dan emisi CO2 dalam siklus tes Uni Eropa. John Cooper Works ini mampu mencapai 17,5 km/liter dan 133 g/km. Lebih rendah 20 persen dibandingkan model-model pendahulunya.
Uji di Sirkuit MINI
Untuk menguji ketangguhan MINI John Cooper Works, langsung menancap gas di jalanan Lombok serta sirkuit kecil yang biasa digunakan untuk balapan motor.
Hasilnya sungguh tidak disangka, ketangguhan John Cooper Works sangat terasa. Baik saat berakselerasi maupun saat harus bermanuver. Kenyamanan dan kestabilan saat berkendara sudah pasti akan dirasakan siapa saja yang menendarai.
detikOto kali ini berkesempatan untuk mengujinya dalam 3 lap, kesempatan manis ini pun tidak disia-siakan. Suara mesin berderu menampilkan ketangguhan mesin ini, saat melakukan brake, keamanan tingkat tinggi juga sangat terasa.
5. Kesimpulan
|
|
Namun kesan balap yang ingin ditonjolkan, membuat John Cooper Works masih mempertahankan pengaturan bangku secara manual. Padahal kalau kita lihat nuansa canggih ada dalam kabin.
Kekurangan kedua, yakni bangku penumpang di belakang. Bangku ini terasa begitu sempit, karena memang MINI John Cooper Works masih mempertahankan bagasi bagian belakang.












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?