Jorge Martin Curhat 'Kesusahan' di MotoGP Mandalika

Jorge Martin Curhat 'Kesusahan' di MotoGP Mandalika

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 20 Okt 2026 19:18 WIB
MotoGP - Indonesian Grand Prix - Mandalika International Street Circuit, Mandalika, Indonesia - October 11, 2026 Third place Aprilia Racings Jorge Martin celebrates on the podium with a trophy after the MotoGP race REUTERS/Willy Kurniawan
Jorge Martin Foto: REUTERS/Willy Kurniawan
Jakarta -

Rider pabrikan Aprilia, Jorge Martin, kesulitan di MotoGP Mandalika. Dia bisa finis tiga besar, tapi ketinggalan 6,890 detik dari pemenang sekaligus rekan setimnya, Marco Bezzecchi.

The Martinator mengungkap apa saja yang bikin dia tertinggal dari rekan setimnya di Aprilila. Bukan cuma itu, Martin masih di belakang rider tim satelit Aprilia, Raul Fernandez.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rider Spanyol tersebut menyebut 'kesusahan' menyamai kecepatan Bezzecchi dan Fernandez di Sirkuit Mandalika. Tepatnya ada dua tikungan cepat, di mana Bezzecchi dan Fernandez bisa lebih ngebut tanpa mengalami wheelspin berlebihan.

"Tampaknya di tikungan-tikungan cepat mereka mampu melaju lebih cepat dengan spin yang lebih sedikit, sementara ban saya malah spin luar biasa," ucap Martin dikutip dari Crash.

ADVERTISEMENT

"Ada dua tikungan di mana saya tidak bisa menyamai kecepatan mereka. Saya mencoba menganalisis bagaimana cara mereka melakukannya, tetapi saya selalu kehilangan satu persepuluh detik di masing-masing tikungan itu," kata dia.

"Saya kemudian berusaha mengejar ketertinggalan di bagian trek lainnya di mana saya merasa nyaman."

"Namun di dua tikungan itu, setiap kali saya mencoba menyamai kecepatan mereka dan melihat datanya, mereka justru bisa melangkah lebih jauh lagi! Dan hal itu terjadi sepanjang akhir pekan."

"Tentu saja performa saya jauh meningkat sepanjang akhir pekan ini dibanding hari pertama, tetapi saya rasa saya kekurangan jumlah putaran (laps). Mungkin musim lalu pebalap lain sudah menemukan langkah maju tersebut, sementara musim ini saya baru mencoba menyamai mereka," ucapnya lagi.

Karena absen pada GP Indonesia musim lalu akibat cedera, Martin memulai akhir pekan balapan tanpa data pendukung dan pengalaman pribadi mengendarai Aprilia RS-GP di Sirkuit Mandalika.

Rekan setimnya di tim pabrikan, Marco Bezzecchi, serta pembalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, sudah memiliki basis data dan setelan motor yang matang.

"Terkadang saya merasa jika saya tidak membalap di sirkuit tersebut pada tahun sebelumnya, saya agak kesulitan menyamai kecepatan mereka. Namun di lain kesempatan, saya tidak merasa kerepotan," ujarnya.

"Untuk yang satu ini [Mandalika] memang seperti itu: saya tidak bisa memanfaatkan potensi ekstra dari Aprilia ketika performa motor sedang sangat bagus," kata Martin.



(riar/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads