Anak Muridnya Pukul Marshal di MotoGP Ceko, Begini Komentar Rossi

Anak Muridnya Pukul Marshal di MotoGP Ceko, Begini Komentar Rossi

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 22 Jun 2026 08:47 WIB
MISANO ADRIATICO, RIMINI, ITALY - 2025/09/13: Valentino Rossi seen during the MotoGP GP16 Red Bull Grand Prix of San Marino and the Rimini Riviera - Sprint Race at Misano World Circuit Marco Simoncelli. (Photo by Fabrizio Carabelli/SOPA Images/LightR
Valentino Rossi. Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images
Jakarta -

Valentino Rossi turut mengomentari aksi pemukulan yang dilakukan Marco Bezzecchi terhadap marshal di MotoGP Ceko. Begini kata Rossi soal tindakan anak muridnya itu.

Marco Bezzecchi dihukum tak bisa ikut balapan utama seri MotoGP Ceko 2026. Hukuman itu disebabkan aksi pemukulan yang dilakukan rider jebolan akademi VR46 terhadap salah seorang marshal di Sirkuit Brno. Insiden ini terjadi saat balapan Sprint Race MotoGP Ceko 2026, Bezzecchi mengalami kecelakaan dan terseret hingga ke area gravel di tikungan 3. Saat salah satu marshal mencoba mengangkat motor dari kerikil, tapi tidak sengaja menarik tuas gas, membuat mesin Aprilia RS-GP tersebut berteriak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bezzecchi langsung berlari ke arah motornya untuk menekan tombol kill switch. Mulanya Bezzecchi mendorong marshal tersebut agar menjauh dari tuas gas. Dari sudut kamera lain, tangan kanan Bezzecchi bahkan terlihat mengenai area wajah marshal.

ADVERTISEMENT

Setelah berhasil mematikan mesin motornya, emosi Bezzecchi belum reda. Ia kembali melayangkan pukulan ke arah marshal yang sama. Dalam rekaman audio onboard, marshal tersebut sempat terdengar menjelaskan bahwa ia hanya berniat membantu mengangkat motor.

Valentino Rossi ikut mengomentari insiden tersebut. Dia mengamini Bezzecchi melakukan kesalahan, namun tak menyangka kalau sampai harus dilarang balapan.

"Saya rasa Marco bersalah, tapi saya tak mengira kalau dia tak bisa balapan. Tapi ya seperti ini," ucap Rossi dilansir Crash.

Bezzecchi pun sudah meminta maaf atas aksi arogannya itu. Pun marshal yang kena pukulan Bezzecchi juga menyebut dirinya memahami situasi yang dialami rider Aprilia tersebut. Namun dia tak menampik insiden itu membuatnya amat terkejut.

"Saya melakukan tugas saya, menghampiri motor dan mengangkatnya. Saya menekan kopling dan mencoba mengangkatnya karena mesinnya masih menyala, lalu motor itu meluncur, jadi saya menurunkannya kembali tapi putaran mesinnya malah meningkat," ujar marshal bernama Ladislav itu.

"Dia mungkin mengira saya melakukannya dengan sengaja, (tapi) itu murni tak sengaja. Lalu semua orang melihat apa yang terjadi," ucapnya lagi.



(dry/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads