Kutukan Nomor Motor 1 di MotoGP, Pemakainya Tak Pernah Juara Sejak 1998

ADVERTISEMENT

Kutukan Nomor Motor 1 di MotoGP, Pemakainya Tak Pernah Juara Sejak 1998

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 23 Nov 2022 12:09 WIB
Mick Doohan pakai nomor 1 di MotoGP 1998.
Nomor motor 1 jadi angka 'keramat' di MotoGP. Foto: Motogp.
Jakarta -

Di kejuaraan MotoGP, nomor motor 1 tak boleh digunakan sembarang pebalap. Hanya mereka yang sukses meraih juara dunia saja yang boleh memakainya di musim berikutnya. Itulah mengapa, nomor tersebut kerap dianggap 'keramat'.

Meski demikian, peraih juara dunia bisa memilih tak menggunakan nomor tersebut dan tetap memertahankan nomor aslinya. Bahkan, di banyak kasus, nomor tersebut jarang sekali digunakan.

Legenda MotoGP asal Italia, Valentino Rossi tetap menggunakan nomor 46 setiap kali juara dunia. Dia mengganggap, nomor tersebut lebih melekat pada dirinya ketimbang nomor 1 atau nomor-nomor lainnya. Hal yang sama juga dilakukan Marc Marquez yang tetap memakai nomor 93 usai meraih gelar juara.

Casey Stoner pakai nomor motor 1 di MotoGP 2008.Casey Stoner pakai nomor motor 1 di MotoGP 2008. Foto: Gareth Harford / Gold and Goose Photography.

Disitat dari Motorsport, Rabu (23/11/2022), nomor motor 1 tak pernah lagi digunakan sejak musim 2012. Pebalap terakhir yang memakainya adalah Casey Stoner saat membela Repsol Honda.

Sepanjang kariernya, Casey Stoner sudah dua kali menggunakan nomor 1 di MotoGP. Menariknya, dia juga dua kali mengalami kutukan angka tersebut.

Saat membela Ducati di musim 2007, Stoner menggunakan nomor 27 dan keluar sebagai juara. Di musim 2008 dia memakai nomor 1 dan performanya langsung merosot. Hal tersebut terulang saat dia meraih juara bersama Honda di musim 2011. Performanya langsung jeblok usai memakai nomor 1 di musim berikutnya.

Nicky Hayden, Valencia MotoGP 2007Nicky Hayden, Valencia MotoGP 2007 Foto: Gareth Harford / Gold and Goose Photography.

Sebelum Stoner, mendiang Nicky Hayden juga pernah mengalami hal serupa. Dia yang tampil mengesankan dan meraih juara di MotoGP 2006, tak mampu berbuat banyak di musim 2007 usai menggunakan nomor 1.

Selain Stoner dan Hayden, sejumlah pebalap lain juga pernah terkena 'kutukan' angka tersebut, yakni Jorge Lorenzo di musim 2011, Kevin Schwantz di musim 1994, Alex Criville di musim 2000, dan masih banyak lagi.

7 Apr 1996:  World Champion Mick Doohan leads second place rider Alex Barros and third Loris Capirossi at the 500cc Indonesian Motorcycle Grand Prix at Sentul, Jakarta.  Mandatory Credit: Mike Cooper/ALLSPORTNomor motor 1 di MotoGP Foto: Mike Cooper/ALLSPORT

Menariknya, menurut catatan sejarah, pebalap terakhir yang mampu meraih juara dunia saat mengenakan nomor 1 di MotoGP adalah Mick Doohan pada musim 1998. Sejak saat itu hingga sekarang, tak ada lagi pebalap yang mampu merengkuh gelar dengan angka spesial tersebut.

Sementara Francesco 'Pecco' Bagnaia yang menjadi juara dunia musim lalu mengaku belum memutuskan, apakah akan menggunakan nomor 1 atau tidak di MotoGP 2023. Sebab, menurutnya, angka tersebut memberinya banyak tekanan.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT