Pindah ke Ducati, Alex Marquez Beri Pesan Menohok kepada Honda

ADVERTISEMENT

Pindah ke Ducati, Alex Marquez Beri Pesan Menohok kepada Honda

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 08 Nov 2022 15:22 WIB
LCR Honda Castrol Spanish rider Alex Marquez speaks to reporters at the Algarve International Circuit in Portimao on April 21, 2021, ahead of the Portuguese Grand Prix MotoGP. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP) (Photo by GABRIEL BOUYS/AFP via Getty Images)
Alex Marquez. Foto: AFP via Getty Images/GABRIEL BOUYS
Jakarta -

Alex Marquez menyudahi petualangannya bersama tim MotoGP Honda pada akhir musim ini. Musim 2023 dia akan membela tim MotoGP Gresini Racing yang membesut Ducati Desmosedici. Merasa gagal total selama di tim pabrikan sayap mengepak, Alex pun memberi pesan menohok kepada Honda.

Alex Marquez bergabung dengan Honda sejak MotoGP 2020. Saat itu adik kandung Marc Marquez tersebut langsung diplot di tim pabrikan sebagai pengganti Dani Pedrosa yang pensiun. Bergabungnya Alex menciptakan duet kakak adik di tim Repsol Honda.

Namun karier Alex di tim pabrikan tak berlangsung lama. Dia hanya bertahan semusim dan mengakhiri balap di posisi 14, klasemen MotoGP 2022. Meski tak lagi di tim pabrikan, Alex masih diberi kesempatan mengembangkan karier di tim satelit LCR Honda.

Alex pun menjalani dua musim yang cukup berat bersama tim LCR Honda. Di musim pertamanya bersama tim LCR, dia hanya finis di peringkat 16, klasemen MotoGP 2021. Lalu di musim 2022, pebalap berusia 26 tahun itu hanya bisa finis di peringkat 17.

Alex mengatakan motor Honda RC213V tak cukup kompetitif untuk saingan dengan motor-motor juara seperti Suzuki, Yamaha, dan Ducati. Selain itu, Honda terlalu bertumpu kepada kakaknya, Marc Marquez. Sehingga ketika Marc cedera, Honda seperti kehilangan arah.

"Saya telah menyelesaikan balap untuk tim. Motornya buruk, tapi saya ingin finis untuk mereka dan yang lainnya. Saya tetap tenang dengan diri saya sendiri, saya tahu bahwa saya selalu memberikan seratus persen dan saya tidak perlu menyalahkan diri sendiri," kata Alex dikutip dari Motosan.

"Di Honda, saya tidak pernah merasa produktif. Dan bagi seorang pebalap, selalu sulit ketika dirinya merasa tak berguna. Berbulan-bulan mereka kalah tanpa Marc dan mereka juga tidak memanfaatkannya, begitulah adanya," sambung Alex.

"Saya tak menyesali keputusan yang saya buat. Saya telah berada di waktu yang salah, di tempat yang salah, dengan Honda. Tetapi, tidak ada lagi yang bisa dikatakan, saya berharap yang terbaik untuk masa depan Honda," jelas pebalap asal Spanyol itu.

Alex sendiri cukup antusias bergabung dengan tim Gresini Racing musim depan. Menurut Alex, Ducati memiliki motor yang sangat kompetitif dan bisa dipakai secara maksimal oleh seluruh pebalap. Selain itu, tim-tim Ducati juga memiliki kru yang solid.

"Saya akan menggunakan motor yang telah memenangkan kejuaraan dunia, di mana motor ini merupakan salah satu yang paling kompetitif. Sebagai pebalap, Anda merasa tenang mengetahui bahwa Anda memiliki motor yang bagus dan sarana untuk melakukannya," katanya.

"Bergabung ke tim Gresini juga terlihat sangat bagus. Mereka telah melakukan pekerjaan hebat bersama Enea Bastianini, jadi saya sudah tidak sabar bekerja dengan mereka," tukasnya.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT