Spesifikasi Ducati yang Antarkan Pecco Jadi Juara Dunia MotoGP 2022

ADVERTISEMENT

Spesifikasi Ducati yang Antarkan Pecco Jadi Juara Dunia MotoGP 2022

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Minggu, 06 Nov 2022 21:09 WIB
Ducati Lenovo Teams Italian rider Francesco Bagnaia takes a corner during the third MotoGP free practice at the Sepang International Circuit in Sepang on October 22, 2022, ahead of the Malaysian Grand Prix. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) (Photo by MOHD RASFAN/AFP via Getty Images)
Pecco Bagnaia jadi Juara Dunia MotoGP 2022. Ini spesifikasi motor Ducati tunggangannya (Foto: AFP via Getty Images/MOHD RASFAN)
Jakarta -

Francesco 'Pecco' Bagnaia resmi jadi Juara Dunia MotoGP 2022. Rival terdekatnya, Fabio Quartararo tak mampu mengejar poin yang tertinggal.

Di MotoGP Valencia 2022 yang digelar Minggu (6/11/2022) malam WIB, Pecco hanya finis di urutan kesembilan. Namun, Quartararo yang cuma mampu finis di urutan keempat tidak bisa mengejar keunggulan poin Pecco di klasemen MotoGP. Akhirnya, Pecco lah yang keluar sebagai Juara Dunia MotoGP 2022.

Juara MotoGP Valencia 2022 adalah Alex Rins yang menorehkan perpisahan manis dengan Suzuki. Di urutan kedua ada Brad Binder (KTM) dan urutan ketiga diisi oleh Jorge Martin (Pramac Racing).

Bicara soal Pecco yang jadi Juara Dunia MotoGP 2022 tak lepas dari jasa motor Ducati Desmosedici GP22. Motor ini terbilang cukup cepat, bahkan berhasil mengantarkan Ducati menjadi tim dan konstruktor terbaik musim ini.

Dikutip dari situs resmi Ducati, Ducati Desmosedici GP22 memiliki spesifikasi mesin 1.000 cc, liquid-cooled, 90° V4, 4-stroke, Desmodromic DOHC, four valves per cylinder. Mesin Desmodromic itu bisa menghasilkan tenaga buas, mencapai lebih dari 250 daya kuda. Kecepatan tertingginya bisa mencapai 350 km/jam lebih. Mesin dihubungkan dengan transmisi Ducati Seamless Transmission.

Ducati Desmosedici GP22Ducati Desmosedici GP22 Foto: Ducati

Dengan performa sebuas itu, Ducati Desmosedici hanya memiliki bobot 157 kg. Bobot yang ringan itu berkat penggunaan sasis twin spar yang bermaterial aluminium yang dikombinasi velg berbahan magnesium. Bobot motor ini juga sudah sesuai dengan regulasi FIM.

Untuk kestabilan, Ducati Desmosedici GP22 ditopang suspensi depan Ohlins dengan tabung luar karbon. Suspensi belakang juga dipasok oleh Ohlins. Suspensinya bisa diatur preload dan damping.

Motor Ducati Desmosedici GP22 didukung oleh sistem elektronik Marelli ECU yang diprogram bersama software yang ditentukan Dorna.

Untuk mendukung tenaga yang besar, motor tunggangan Pecco ini dilengkapi dengan rem Brembo dua cakram 340 mm di depan dengan kaliper empat piston. Sementara di belakang menggunakan cakram tunggal berbahan baja dengan kaliper dua piston.

Well, Pecco telah mengukir sejarah MotoGP. Bagnaia dan Ducati merupakan paket All Italian di mana terakhir kali prestasi itu ditorehkan 50 tahun lalu oleh Giacomo Agustini bersama MV Agusta. Pecco juga membuka puasa gelar bagi rider Italia yang terakhir kali diraih Valentino Rossi pada 2009. Selain itu, Pecco mengantarkan Ducati melepas dahaga gelar, setelah terakhir kali mendapatkannya pada 2007 silam bersama Casey Stoner.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT