ADVERTISEMENT

Bos Gresini Izinkan Bastianini Bantu Pecco Juara Dunia, tapi Ada Syaratnya!

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 21 Sep 2022 14:54 WIB
DOHA, QATAR - MARCH 06: Enea Bastianini of Italy and Gresini Racing MotoGP celebrates with Nadia Gresini wife of Fausto Gresini of Italy the victory on the podium during the MotoGP race during the MotoGP of Qatar - Race at Losail Circuit on March 06, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images,)
Enea Bastianini dan Nadia Padovani Foto: Getty Images,/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Enea Bastianini memang kerap merepotkan Francesco Bagnaia di tengah rumor team order sejak MotoGP San Marino. Dalam dua seri terakhir, keduanya selalu bertarung satu sama lain hingga garis finis, bahkan jarak menyentuh garis akhir sangat tipis.

Misalnya pada MotoGP San Marino, Bastianini berusaha menyerang Pecco Bagnaia pada lap terakhir. Tapi usahanya gagal, karena Pecco menang dengan selisih 0,034 detik lebih dulu menyentuh garis akhir.

Lalu MotoGP Aragon, Bastianini menggagalkan 5 kali kemenangan beruntun Pecco. Rider Gresini Racing itu finis pertama usai menyalip Pecco saat last lap dengan selisih 0,042 detik. Padahal Pecco tampil dominan memimpin sedari awal balapan.

Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti sebelumnya mengungkapkan akan menempuh jalan apa pun untuk meraih gelar juara dunia. Sebab sudah lebih dari satu dekade pabrikan Borgo Panigale ini puasa gelar, terakhir 2007 oleh Casey Stoner.

"Jelas sekali kita harus memaksimalkan kemungkinan apa pun untuk mengejar poin dari Fabio (Quartararo). Kita lihat apa yang nanti akan terjadi. Saat ini kami ingin merayakan gelar konstruktor dulu," kata Ciabatti.

Bos Gresini, Nadia Padovani bukannya tidak mendukung team order. Baginya, Gresini Racing juga masih punya kesempatan yang sama, bermimpi untuk jadi juara dunia 2022. Tidak ada yang pernah membayangkan Bastianini dalam perebutan gelar, apalagi dengan tim satelit.

"Sudah di paruh kedua tahun lalu kami melihat betapa kuatnya Enea. Tahun ini dia lebih bagus lagi, sudah meraih empat kemenangan," kata Nadia Padovani dikutip dari Corsedimoto, Rabu (21/9/2022).

Dia melanjutkan tujuan paling realistis adalah tempat ketiga di klasemen, tetapi Gresini mengatakan secara matematis gelar juara dunia juga menjadi kans. Bastianini saat ini berada di posisi 4 klasemen sementara dengan koleksi 163 poin atau selisih 48 angka dari Fabio Quartararo. Timnya belum berniat tunduk pada team order untuk saat ini.

"Jika kami mencapai dua balapan dari akhir dan tidak ada lagi kemungkinan untuk melakukan lebih baik dari posisi ketiga atau kedua di klasemen keseluruhan, pada saat itu kami akan membantu. Itu sudut pandang saya, tapi saya tidak tahu apakah itu juga dilakukan tim Ducati lain," kata dia.

"Saya dapat memahami bahwa Ducati belum memenangkan gelar pembalap selama bertahun-tahun. Sebagai pengusaha, saya juga mencoba menempatkan diri pada posisi mereka, tetapi pada akhirnya saya adalah ketua tim Gresini, dan kami di sini untuk melakukannya dengan baik. Kemudian, saya ulangi, kita melihat satu atau dua balapan dari akhir," sambung dia.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT