Eks Pebalap Pertamina Mandalika SAG Pensiun di Umur 25 Tahun

ADVERTISEMENT

Eks Pebalap Pertamina Mandalika SAG Pensiun di Umur 25 Tahun

Ridwan Arifin - detikOto
Sabtu, 17 Sep 2022 07:05 WIB
Gabriel Rodrigo
Gabriel Rodrigo Foto: MotoGP
Jakarta -

Eks pebalap Tim Pertamina Mandalika SAG Team, Gabriel Rodrigo memutuskan pensiun dari ajang balap di usia 25 tahun. Rodrigo berhenti di umur yang masih muda dalam karir sebagai pebalap, alasan keselamatan jadi pertimbangan berat rider asal Argentina ini.

Rodrigo mengumumkan pensiun dini melalui akun instagram pribadinya. Pebalap kelahiran 12 Oktober 1996 ini mengatakan tak ingin jadi pebalap lagi karena cedera yang dialaminya. Rodrigo juga sudah melewati tujuh balapan usai mengalami crash saat latihan bebas di MotoGP Italia pada Mei lalu.

"Halo semuanya. Saya membuat video ini untuk mengumumkan bahwa saya memutuskan untuk mengakhiri karier saya sebagai pebalap profesional. Ini adalah hal yang sudah saya pikirkan dalam beberapa waktu belakangan ini, tapi saya ingin menjelaskan kenapa saya mengambil keputusan ini, kata Rodrigo dikutip Jumat (16/9/2022).

Seperti diketahui Rodrigo terjatuh usai menabrak pebalap Marcos Ramirez yang menghindari Celestino Vietti pada laga free practice 3 di Sirkuit Mugelli, (28/5) lalu. Cedera bahu yang didera oleh Rodrigo, membuatnya absen di seri berikutnya.

Kerjasama Rodrigo dengan Pertamina Mandalika SAG Team juga berakhir. Peran Rodrigo digantikan Taiga Hada di musim tersisa. Torehan terbaik Rodrigo musim ini finis di tempat ke-10 saat seri grand prix Portugal.

"Semuanya dimulai dengan cara yang lebih kuat tahun lalu, ketika tak lama setelah menandatangani kontrak saya untuk naik ke Moto2 saya mengalami kecelakaan yang sangat buruk saat berlatih dan melihat hidup saya dalam bahaya. Dan itu, bersama dengan semua tragedi yang kami alami akhir-akhir ini dengan rekan-rekan kami, membuat saya banyak berpikir tentang situasinya, apakah layak bagi saya untuk terus mengambil begitu banyak risiko ketika saya naik motor,"

"Pada akhirnya, saya memiliki banyak hal dalam pikiran, saya memiliki banyak ambisi, saya menyukai hidup saya, saya menyayangi keluarga saya, orang-orang yang saya miliki di sisi saya, dan kenyataannya adalah bahwa saya tidak mau untuk terus menempatkan hidup saya dalam risiko dan berkompetisi dengan sepeda motor. Ini yang membuat saya untuk mengambil keputusan ini," sambung dia.

Cedera bahu yang membuatnya absen panjang bikin Rodrigo merenung. Hingga akhirnya mantap untuk pensiun dini dari ajang balap.

"Cedera yang membuat saya balapan sepanjang tahun dalam kondisi buruk dan saya harus berhenti. Berkat absen ini, saya bisa memberi waktu kepada diri sendiri, mendengarkan tubuh, hati dan melihat apa yang diinginkan."

"Tidak masuk akal terus balapan, jika saya melakukannya, itu akan jadi penderitaan dan kemurungan terhadap identitas saya selama ini. Namun yang sebenarnya saya inginkan adalah berhenti dan mendedikasikan hidup untuk hal-hal lain. Saya merasa sangat beruntung bisa menjadikan hasrat saya sebagai pekerjaan untuk mencari nafkah dan saya membawa banyak kenangan istimewa dan orang-orang yang saya temui."

"Saya bisa mengucapkan selamat tinggal kepada dunia balap motor dengan senyum. Jika saya menundanya, semua cinta siapa pun yang saya kenang dalam olahraga ini bisa memabukkan jika lanjut balapan tanpa keinginan," tutup dia.

Sebelum mentas bersama Pertamina Mandalika SAG Team, Rodrigo debut di Moto3 sejak 2015 bersam RBA Racing KTM. Rodrigo kemudian mendapatkan podium pertamanya pada 2018. Setahun berikutnya, Rodrigo membela Kommerling Gresini Moto3.

Sepanjang karir balapnya di kelas Moto3 dan Moto2, Rodrigo sudah melakoni 123 start, 6 kali pole position, dan dua kali podium.



Simak Video "Siapin Tabungan! Ini Bocoran Jadwal MotoGP Mandalika 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT