Sirkuit F1 Bintan Groundbreaking Bulan Ini, Investornya dari Singapura

ADVERTISEMENT

Sirkuit F1 Bintan Groundbreaking Bulan Ini, Investornya dari Singapura

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Kamis, 01 Sep 2022 18:19 WIB
Ferrari driver Carlos Sainz of Spain crosses the finish line to win the British Formula One Grand Prix at the Silverstone circuit, in Silverstone, England, Sunday, July 3, 2022. (AP Photo/Frank Augstein)
Ilustrasi balapan Formula 1 (Foto: AP/Frank Augstein)
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo alias Bamsoet memastikan sirkuit Formula 1 (F1) yang berlokasi di Bintan, Kepulauan Riau akan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada September 2022 ini.

Bamsoet berharap, kehadiran Sirkuit F1 di Bintan bisa menemani Sirkuit Mandalika, Lombok untuk menggelar berbagai perlombaan balap internasional.

"Kami mau groundbreaking Sirkuit F1 di Bintan, Riau bulan September. Mudah-mudahan kehadiran sirkuit itu bisa menemani Sirkuit Mandalika dalam menggelar event-event international," ujar Bamsoet yang hadir di pembukaan tiket WSBK Mandalika 2022 di Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Lebih jauh, Bamsoet memastikan, pembangunan Sirkuit F1 Bintan sudah mendapat investor swasta dari Singapura. Hanya saja, dia belum bisa menyampaikan secara pasti, siapa investornya dan berapa nilai investasinya.

"Kita sudah ada investor, jadi investornya itu swasta dari Singapura. Jadi nanti F1 Singapura sudah enggak ada, semuanya akan geser ke Bintan," kata Bamsoet.

Sebelumnya, Bamsoet menjelaskan, pembangunan Bintan International Green Circuit memanfaatkan lahan seluas 237 hektare dan memakan biaya hingga Rp 1 triliun lebih. Dia mengklaim, seluruhnya ditanggung swasta tanpa bantuan APBN/APBD.

Sirkuit yang digadang-gadang memiliki panjang 5,2 kilometer dan 18 tikungan tersebut kabarnya menawarkan lanskap suasana hutan bakau yang asri. Harapannya, selain menggelar balapan international, lintasan itu juga bisa meningkatkan ekonomi warga setempat.

"Jadi harapan kami, semua kegiatan otomotif, baik balap motor dan mobil, bisa mendorong ekonomi di wilayah setempat. Jadi tantangannya memang luar biasa," kata Bamsoet.



Simak Video "RI Mau Gelar Formula 1, Sekali Balapan Butuh Uang Rp 1,1 T!"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT