ADVERTISEMENT

Ke Mana Perginya Motor MotoGP saat Musim Balap Berakhir?

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 11 Jul 2022 10:24 WIB
Jejeran motor balap MotoGP 2022
Ke mana perginya motor MotoGP setelah musim balap berakhir? Foto: Pool
Jakarta -

Setiap memasuki musim balap baru, umumnya para tim MotoGP juga menggunakan motor yang sepenuhnya baru. Mesin baru, komponen baru, dan beberapa pengembangan yang membuat motor lebih baik sehingga bisa bersaing untuk perebutan juara.

Ini tentu menimbulkan pertanyaan tersendiri, ke mana perginya motor MotoGP ketika musim balap sudah usai? Mengutip laman Box Repsol, zaman dulu komponen dari musim lalu umumnya didaur ulang, dijual, atau dijual ke tim pabrikan. Tak sedikit juga yang dijadikan motor pameran.

Ada juga beberapa kolektor yang menjadikan motor MotoGP musim lalu sebagai koleksi selanjutnya. Motor direstorasi dan diperbarui komponennya sehingga bisa dipamerkan atau ujung-ujungnya dilelang.

Zaman dulu, ada beberapa tim yang tetap memelihara motor MotoGP untuk tujuan khusus. Namun biasanya tak bertahan lama dan berakhir di tempat sampah. Tapi sekarang eranya sudah berbeda, tim berlomba-lomba untuk melakukan penghematan.

Perlu diketahui, setiap pebalap mendapatkan jatah dua unit motor di MotoGP. Tim pabrikan juga memiliki tim penguji dengan menggunakan unit berbeda. Jadi motor yang ada adalah motor musim lalu, musim ini, dan motor konsep.

Di Honda, dalam satu musim ada motor yang digunakan sebagai basis evolusi untuk musim berikutnya. Di musim lalu, motor tersebut menggunakan komponen yang tersemat pada tim satelit dari pabrikan itu sendiri. Namun sejak dua musim lalu, Honda justru membangun unit motor yang identik bagi tim pabrikan maupun satelit.

Adapun motor yang tidak digunakan dikirim kembali ke Jepang untuk sebuah event atau dikirim ke sponsor seperti Repsol.

Beda lagi dengan Ducati. Mereka diketahui menggunakan banyak material untuk musim berikutnya. Masa pakai motor dapat dengan mudah diperpanjang selama dua atau tiga musim tergantung kebutuhan dari pabrikan dan komitmen terhadap tim satelitnya.

Lalu ke mana perginya motor yang tidak lagi digunakan? Ducati menyebut itu tergantung kontrak antara lembaga pembiayaan dengan tim satelit.

"Beberapa motor kami upgrade dan digunakan kembali untuk musim berikutnya. Beberapa dijual ke kolektor, dan satu unit pasti berakhir di museum Ducati," tulis pernyataan Ducati.

Suzuki pun demikian, motor yang sudah berakhir masa pakainya dijadikan untuk motor tes, dyno, dan dikirim untuk pameran.

KTM berbeda lagi. Pada tahun 2018, KTM berinisiatif untuk menjual dua unit motor MotoGP RC 16. Ini merupakan kali pertama motor MotoGP asli dijual di pasaran. Siapa pun bisa memilikinya asal memiliki uang. Tidak cuma itu, KTM juga sekaligus memberikan perlengkapan balap komplet seperti helm, baju, sarung tangan, dan sepatu boots. Motor KTM dan sepaket perlengkapan balap tersebut dijual 250.000 euro.



Simak Video "Sama Kayak Qatar, MotoGP Mandalika 2023 Rencananya Digelar Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT