ADVERTISEMENT

Marquez Berharap Kehidupannya Kembali Normal Usai Jalani Operasi

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 02 Jun 2022 21:29 WIB
SCARPERIA, ITALY - MAY 28: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team speaks speaks about his injury and upcoming surgery during the qualifying practice of the MotoGP Gran Premio d’Italia Oakley at Mugello Circuit on May 28, 2022 in Scarperia, Italy. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Marc Marquez. Foto: Photo by Steve Wobser/Getty Images
Jakarta -

Marc Marquez akan absen di sisa seri MotoGP 2022 untuk melakukan operasi lengan kanan yang keempat kalinya. Ia pun berharap kehidupannya kembali normal usai menjalani operasi tersebut.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, harus kembali naik meja operasi usai mengalami kecelakaan highside di sesi kualifikasi MotoGP Italia 2022. Akibat kecelakaan itu, dokter yang memeriksa pun memvonis Marquez untuk melakukan operasi lengan kanannya lagi.

Sebelumnya Marquez memang membalap dengan kondisi lengan kanan yang belum pulih 100% sebagai dampak cedera yang diperolehnya di tahun 2020 lalu. Tapi Marquez tetap ngotot balapan, bahkan di MotoGP Italia 2022 pun ia turun ke lintasan meski akan melakukan operasi lengan lagi.

Berbicara kepada The Race, Marquez mengatakan keputusan untuk melakukan operasi lagi merupakan hal tepat. Karena ia juga cukup tersiksa menjalani balap dengan kondisi lengan kesakitan.

"Berkendara (dengan kondisi cedera) seperti ini, saya tidak bisa melanjutkannya. Menjalani operasi adalah keputusan yang tepat untuk masa depan saya. Bukan berarti 'saya akan menjalani operasi dan saya akan menang lagi', tidak. Tujuan operasi itu adalah untuk mencoba kembali menikmati lagi rasa berkendara dan menjalani kehidupan normal sebagai seorang atlet: berlatih dan melupakan obat penghilang rasa sakit," tutur Marc Marquez.

Marquez mengatakan bahwa operasi keempat di bagian tubuh yang sama merupakan hal yang tidak mudah. Namun tim dokter telah memberi keputusan bahwa Marquez harus berhenti balapan dan melakukan operasi dengan segera.

Marquez pun berharap kehidupannya akan kembali normal usai menjalani operasi ini. Ia ingin kembali latihan dengan motorcross di rumahnya, berhenti mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, dan lain sebagainya.

"Kehidupan saya sehari-hari sangat terpengaruh. Saya banyak berlatih di rumah dengan motor, motorcross, atau jenis motor lainnya. Tapi sekarang saya kembali tinggal dua atau tiga hari di rumah untuk istirahat karena saya tidak bisa melakukan apa-apa, hanya melakukan jogging dan sesekali bersepeda. Kemudian melakukan fisio dan minum obat penghilang rasa sakit," bilang pebalap asal Spanyol itu.

"Saya memberi tahu dokter bahwa saya akan menjalani kehidupan seperti itu satu tahun lagi atau dua tahun lagi, tidak lebih. Karena saya tak menikmati kehidupan seperti itu, saya sangat menderita. Dua tahun terakhir ini tidak mudah. Dengan operasi ini, saya berharap hidup saya akan berubah," katanya lagi.

(lua/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT