Aleix Espargaro Sedang Jago, Vinales Kok Terus Loyo?

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 09 Mei 2022 19:11 WIB
DOHA, QATAR - MARCH 05: Maverick Vinales of Spain and Aprilia Racing prepares to start on box during the MotoGP of Qatar - Qualifying at Losail Circuit on March 05, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images,)
Maverick Vinales Foto: (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Maverick Vinales, sejak pindah ke Aprilia belum pernah merasakan naik podium. Berbeda dengan rekan setimnya, Aleix Espargaro sudah mengoleksi dua podium dan satu kemenangan musim ini.

The Top Gun, julukan Vinales bergabung dengan pabrikan Noale pada pertengahan musim lalu, setelah 'cerai' mendadak dengan Yamaha. Sejak saat itu, Vinales berjuang keras untuk beradaptasi dengan Aprilia RS-GP.

Sementara rekan setimnya, yang juga pernah berseragam Suzuki, Aleix Espargaro membawa Aprilia berkembang pesat. Dia juga berhasil menghilangkan status konsesi --hak istimewa -- Aprilia di MotoGP.

Espargaro mencatat sejarah dengan naik podium di MotoGP Inggris musim lalu. Tren positif berlanjut ke 2022, Espargaro memenangi MotoGP Argentina, lalu lanjut podium lagi di Portugal, dan Spanyol. Bahkan, Espargaro tengah bersaing dalam perebutan gelar juara dunia di mana dia kini cuma berselisih tujuh poin dari pemuncak klasemen MotoGP 2022 sementara, Fabio Quartararo.

Sementara Maverick Vinales sejauh ini 'baru' mengantongi 27 poin. Dia terpaut 45 poin dari Aleix Espargaro. Vinales kini terseok pada 14 klasemen sementara MotoGP 2022.

Massimo Rivola, CEO Aprilia yakin hanya masalah waktu buat Vinales untuk bisa mencapai performa terbaiknya bersama Aprilia. Di sisi lain, Rivola menggambarkan suasana hati Vinales saat rekan setimnya punya hasil lebih baik.

"Sejujurnya, saya melihatnya (Maverick Vinales) dengan banyak keinginan untuk melakukannya dengan baik. Dia oke dengan Aprilia," kata Rivola dikutip dari Motosan.es, Senin (9/5/2022).

"Dia (Vinales) memiliki rekan setim yang sangat tidak nyaman, karena sangat sulit untuk melaju lebih cepat daripada Aleix dengan Aprilia, tetapi dia mengendarai dengan cara yang berbeda. Dia melakukan segalanya untuk menunjukkan bahwa dia ada di sana. Ketika dia mendapatkan kepercayaan diri dengan motornya, dia akan melakukannya dengan baik, saya pikir ini masalah waktu," tambah Rivola.

Di sisi lain, Vinales mengatakan kepindahannya ke Aprilia sudah membuatnya lebih terbuka. Dia bilang RS-GP adalah motor yang benar-benar baru baginya. Ya motor itu berkonfigurasi V4, sedangkan sebelumnya dia berturut-turut memakai mesin inline 4, seperti Suzuki dan Yamaha.

"Sejak saya berada di Aprilia, saya pikir saya lebih terbuka dari sebelumnya untuk beradaptasi agar lebih cepat di atas motor. aktanya, saya dapat tumbuh sebagai pebalap dan itulah tujuan saya, dan tujuan Aleix," kata Vinales.

"Saya masih harus memahami motor dengan baik, karena ini baru bagi saya. RS-GP ini memiliki potensi besar dan Anda melihatnya. Saya berusaha beradaptasi sealami mungkin dalam berkendara, karena saya belum beradaptasi seperti yang saya inginkan," tambah dia.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)