ADVERTISEMENT

Quartararo Curhat: Semua Pebalap Menyalip Saya di Trek Lurus

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 05 Apr 2022 17:41 WIB
Frances Fabio Quartararo of Monster Energy Yamaha MotoGP drives his motorcycle during the free practice at the circuit in Termas de Rio Hondo, Argentina, Saturday, April 2, 2022. (AP Photo/Nicolas Aguilera)
Fabio Quartararo finis kedelapan di MotoGP Argentina 2022. (AP/Nicolas Aguilera)
Jakarta -

Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, harus puas finis kedelapan di MotoGP Argentina 2022 (1-3/4/2022). Quartararo mengaku mendapat sejumlah masalah, sehingga gampang disalip di lintasan lurus Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Quartararo masih belum konsisten di awal-awal seri MotoGP 2022. Finis di tempat kesembilan di seri pembuka MotoGP Qatar, Quartararo akhirnya bisa merebut podium kedua MotoGP Mandalika. Di MotoGP Argentina, Quartararo kembali mengendur dan hanya mampu finis di posisi delapan.

Dikutip dari laman Motosan, Quartararo mengakui bahwa dirinya tidak melakukan start dengan baik. Selain itu, pebalap asal Prancis juga mengatakan berjuang keras di tiga lap pertama.

"Masalahnya adalah semua pebalap melewati saya di lintasan lurus dan tiga lap pertama adalah mimpi buruk. Saya tidak punya cengkeraman dan saya mencoba untuk menginjak gas dengan mudah di tikungan 6, agar tidak bikin ban panas, jadi mereka juga menyalip saya di sana," kata Quartararo.

Pebalap berjuluk El Diablo itu sebenarnya tampil cukup baik saat sesi latihan hingga hasil akhir kualifikasi menempatkannya start dari posisi 6. Posisi itu tidak buruk karena Quartararo akan memulai balapan dari row kedua.

"(Tapi) ini bukan salah satu trek terbaik untuk M1, trek lurusnya panjang, saya tidak pernah menyerah tetapi melakukan yang lebih baik hari ini sangat sulit. Saya tidak membuat banyak kesalahan, tetapi yang lain lebih menguasai.Segalanya tidak terkendali," sambungnya lagi.

MotoGP Argentina 2022 sendiri akhirnya dikuasai oleh para pebalap yang menggeber mesin V4. Tercatat ada lima pebalap yang finis di depan Quartararo dengan bermodalkan mesin V4. Sementara dua lainnya adalah mesin inline 4 yang digunakan pebalap Suzuki, Alex Rins dan Joan Mir.

"Saya tidak menyangka akan melihat Aleix (Espargaro) dan Brad (Binder) di atas sana, tetapi saya juga tidak menyangka akan menderita begitu banyak. Apakah hanya motor V4 yang (bisa) menang? Saya tidak khawatir soal itu sekarang, tetapi Anda tidak akan pernah tahu (ke depannya)," ujar Quartararo.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT