Kilas Balik MotoGP 2021: Yamaha M1 Jadi yang Terpelan, tapi Paling Seimbang

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 23 Jan 2022 06:40 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 12: Fabio Quartararo of France and Monster Energy Yamaha MotoGP Team leads the field during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon - Race at Motorland Aragon Circuit on September 12, 2021 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Yamaha M1 menjadi motor yang paling pelan di MotoGP 2021. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Yamaha memang sukses menjuarai MotoGP 2021, tapi faktanya Yamaha M1 menjadi motor yang paling lamban di antara para kompetitornya. Adapun gelar motor terkencang musim kemarin ditempati oleh Ducati Desmosedici GP21.

Gelaran MotoGP 2021 memang sudah berakhir, tapi masih banyak cerita menarik yang bisa dikulik. Salah satunya, soal motor terkencang di MotoGP 2021 kemarin. Yang mengejutkan, Yamaha M1 menjadi motor paling lamban, kendati motor ini berhasil menjuarai MotoGP 2021.

Seperti dikutip dari Motosan, sepanjang 2021 Yamaha M1 besutan Fabio Quartararo dan kawan-kawan mencapai kecepatan rata-rata 325,35 km/jam, jauh dari apa yang dilakukan para kompetitornya.

Italy's Francesco Bagnaia rides his Ducati during the MotoGP practice session for Sunday's San Marino Motorcycle Grand Prix at the Misano circuit in Misano Adriatico, Italy, Saturday, Sept. 18, 2021. (AP Photo/Antonio Calanni)Ducati Desmosedici GP21 begitu perkasa di lintasan lurus Foto: AP/Antonio Calanni

Secara historis, Yamaha M1 memang bukan motor yang cepat di lintasan lurus. Tapi motor ini bisa dikatakan memiliki kemampuan paling seimbang, hingga bisa menampilkan performa terbaiknya musim kemarin dan di musim-musim sebelumnya, ketika motor ini juara.

Di atas Yamaha, ada motor Suzuki GSX-RR tunggangan Joan Mir dan Alex Rins yang mencatatkan rata-rata kecepatan 326,94 km/jam. Kemudian disusul oleh Aprilia yang kecepatan rata-rata tertingginya 328,11 km/jam, di bawah duo rider Aleix Espargaró dan Maverick Vinales.

Kejutan datang dari KTM, yang sukses menempati peringkat ketiga motor MotoGP terkencang di tahun 2021. Miguel Oliveira dan kawan-kawan memiliki kecepatan rata-rata 329,57 km/jam.

SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 13: Brad Binder of South Africa and Red Bull KTM Factory Racing  heads down a straight during the MotoGP of Austria - Free Practice at Red Bull Ring on August 13, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Motor KTM di ajang MotoGP 2021 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Lanjut di peringkat kedua ada Honda RC213V yang sukses menorehkan kecepatan rata-rata 330,60 km/jam. Itu menjadi catatan yang bagus, mengingat Repsol Honda mengalami masalah besar lantaran Marc Marquez belum pulih sepenuhnya dari cedera dan Pol Espargaro belum bisa menyajikan performa terbaiknya.

Gelar motor MotoGP terkencang musim lalu berhasil diraih Ducati. Ducati Desmosedici memang dikenal sebagai motor prototipe paling kencang di kelas premier. Di lintasan lurus, motor andalan Francesco Bagnaia dkk itu begitu digdaya. Musim lalu Ducati Desmosedici mencapai rata-rata top speed 333,66 km/jam.

Tapi ya itu, motor Ducati hanya mengandalkan kemampuan di satu sektor yakni kecepatan. Sementara untuk manuver, motor ini cenderung masih inferior dibanding Yamaha atau Suzuki. Itu sebabnya Ducati kesulitan menjadi juara sejak kali terakhir juara lewat Casey Stoner pada 2007 silam.

(lua/riar)