Tiga Kali Pindah Tim, Vinales: Saya Berbakat Cuma Belum Ketemu Motor yang Pas

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 24 Des 2021 20:18 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 18: Maverick Vinales of Spain  and Aprilia Racing Team Gresini  speaks in box during the qualifying practice during the MotoGP Of San Marino - Qualifying at Misano World Circuit on September 18, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Maverick Vinales Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Maverick Vinales belum menorehkan gelar usai gonta-ganti tim balap di kelas MotoGP. Rider Spanyol itu mengklaim punya bakat tapi motornya saja yang belum cocok.

Selama 4,5 tahun di Yamaha, Vinales ternyata tak menyebut YZR-M1 sebagai salah satu motor terbaiknya. Bahkan dia rela pindah ke Aprilia di sisa musim 2021.

"Sering kali saya merasa bahwa saya memiliki bakat, tetapi saya tidak punya alat yang mendukung. Saya tidak pernah menemukan sepeda motor yang memungkinkan saya untuk mengeksplorasi bakat saya," kata Vinales seperti dicuplik dari Motosan.es, Jumat (24/12/2021).

Apa yang dilakukan Vinales membuat ragu banyak orang. Sebab dia pindah ke tim Aprilia yang notabennya tidak sebesar Yamaha. Tapi bagi Vinales pilihan itu bukan sebuah kesalahan.

"Semua perubahan yang saya buat telah membantu saya menemukan tempat yang tepat untuk mewujudkan impian saya," tutur dia.

"Bagi saya, sepeda motor berarti kebebasan. Saat itulah saya merasa bebas dan saya merasa bahwa saya hidup di masa sekarang," katanya.

Vinales mulai beraksi di kelas primer pada 2015 bersama Suzuki. Aksi Vinales cukup menjanjikan, membuatnya menyabet predikat Rookie od the Year.

Performa menjanjikan itu dilanjutkan Vinales saat menjalani musim kedua di 2016. Dia masih dengan tim yang sama dengan torehan satu kemenangan dan tiga podium lain untuk mengakhiri musim di posisi empat klasemen akhir.

Barulah pada musim 2017, Vinales bergabung dengan tim pabrikan Yamaha. Performa Vinales di musim debutnya cukup mentereng. Dia bisa mengakhiri musim dengan finis ketiga di bawah Marquez.

Vinales mengakhiri klasemen keempat pada musim 2018, dan ketiga di 2019. Pada musim berikutnya, dia bahkan harus keteteran dari Franco Morbidelli yang pakai motor YZR-M1 spek A tapi bisa menjadi runner up. Sedangkan Vinales harus puas berada di tempat keenam di musim 2020.



Simak Video "Bos Suzuki soal Pawang Hujan MotoGP: Belum Pernah Lihat Sebelumnya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)