MotoGP

Motor Honda Bapuk Tanpa Marc Marquez

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 09 Des 2021 14:14 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 11: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team starts from box during the MotoGP of Aragon - Qualifying  at Motorland Aragon Circuit on September 11, 2021 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Tanpa Marc Marquez, apa yang terjadi pada Honda? Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Alex Marquez mengungkap kondisi terkini tentang motor Honda RC213V. Menurutnya, Honda kini berada di arah yang salah tanpa kehadiran Marc Marquez.

"Tanpa saudara saya, HRC kehilangan patokan. Bukan kebetulan ketika Marquez kembali kami menyadari arah yang benar belum diikuti. Situasi ini menyebabkan kemunduran untuk pengembangan motor," kata Alex seperti dikutip Motosan.es, Kamis (9/12/2021).

Marc Marquez sebenarnya dalam kepercayaan diri tinggi usai memenangi MotoGP Emilia Romagna dua pekan lalu. Ini jadi kemenangan kedua beruntun setelah MotoGP Amerika Serikat di Austin.

Marquez pada musim comeback-nya ini sudah meraih tiga kemenangan dan duduk di posisi keenam klasemen MotoGP dengan 142 poin. Sayangnya, Marquez sering gagal finis musim ini, yakni empat kali termasuk di tiga seri beruntun, Prancis, Italia, dan Catalunya.

Marquez absen nyaris sepanjang musim 2020 karena cedera patah lengan kanan usai kecelakaan di MotoGP Jerez.

Sementara sang adik, Alex Marquez, crash tiga kali dan baru finis 5 besar sekali, tepatnya urutan delapan MotoGP Algarve.

Catatan ini membuat publik bertanya-tanya apa yang sedang terjadi pada Honda. Motor mereka seperti sulit bersaing dengan Ducati dan Yamaha. Alex Marquez ingin sang kakak kembali mengaspal bersama Honda.

"Saya ingin dia kembali karena itu penting bagi saya dan semua orang. Dengan dia, baik musim lalu dan musim ini, saya akan belajar banyak. Tidak dapat dihindari untuk memperhatikan bagaimana semua orang di Honda dalam kondisi buruk setelah kecelakaan Jerez karena pembalap referensi hilang. Setelah kembali, Honda menyadari bahwa arah pengembangan yang benar belum diikuti," kata Alex.

Sebelum alami insiden di Jerez, Marquez jadi rider terkuat. Pebalap Spanyol itu berhasil mengembalikan Honda dalam persaingan gelar juara MotoGP di era yang didominasi Yamaha. Sukses Marquez di 2013 adalah gelar juara dunia kedua Honda dalam tujuh tahun.

Setelah itu, Marquez memang hampir tidak terhentikan. Pebalap berusia 27 tahun ini mendominasi dengan memenangi lima dari enam musim berikutnya sehingga kini telah mengoleksi delapan titel juara dunia balap motor.



Simak Video "Ini Tempat Beli-Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2022 "
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)