Dulu Ducati Dijauhi Pebalap, Sekarang Jadi Panutan

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 30 Nov 2021 08:19 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - OCTOBER 22: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team  heads down a straight during the MotoGP of Emilia Romagna - Free Practice at Misano World Circuit on October 22, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Desmosedici GP 21 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Rider penguji Ducati, Michele Pirro sudah hampir 1 dekade menjajal Desmosedici. Menurutnya, Ducati yang dulu dijauhi pebalap, kini bertransformasi jadi motor panutan bagi motor pabrikan Jepang.

Kini seluruh Rider Ducati tampil kompetitif. Tiga dari enam pebalapnya masuk jejeran lima besar.

"10 tahun yang lalu, ketika saya bergabung dengan Ducati, tidak ada satu orang pun menginginkan motor kami," kata Pirro seperti dikutip Motosan.es, Selasa (30/11/2021).

Sederet talenta muda bisa beradaptasi dengan motor pabrikan asal Borgo Panigale. Pecco Bagnaia bisa runner up, dan Jorge Martin bisa didapuk jadi Rookie of The Year. Bahkan Enea Bastianini yang menggunakan motor Ducati dengan umur lebih tua bisa dua kali naik podium.

Ducati memang kerap membuat terobosan pada Desmosedici. Misalnya saja kemunculan winglet, wheel cover, pendingin swing arm di bagian bawah, holeshot device, hingga kotak di bagian belakang motor, yang dijuluku 'Salad Box'.

Beberapa terobosan itu tak jarang dipakai pabrikan lain. Holeshot Device misalnya yang kini jadi peranti pada motor pabrikan Jepang.

Sosok di balik garangnya motor Ducati tak terlepas dari Gigi Dall'Igna. Dia bergabung sejak tahun 2013, memang belum mendulang prestasi seperti Casey Stoner saat bersama Preziosi.

Tapi bagi Pirro tangan dingin Gigi bisa melahirkan beragam inovasi yang ditiru pabrikan Jepang.

"Di Ducati, manajer menyadari apa yang telah dilakukan pada periode ini, dan tidak perlu menambahkan apa pun. Secara pribadi saya senang, karena Ducati adalah referensi di trek dan semua itu membuat saya merasa bangga. Jelas, ada tantangan besar seperti kejuaraan dunia, di mana tujuannya adalah untuk memenangkannya," kata Pirro.

"Sekarang kami telah menjadi patokan dan bahkan orang Jepang mulai mengambil inspirasi dan menyalinnya. Sangat menyenangkan melihat motor yang terlihat seperti Ducati, yang menegaskan bahwa kami telah melakukan pekerjaan dengan baik. Sebelumnya, mungkin Ducati adalah motor yang dibuat hanya untuk pengendara, seperti Stoner, tapi sekarang sangat serbaguna," tambah dia.



Simak Video "Siap Dipakai Rally! Ini Tampang Ducati Desert X Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)