Michelin Bakal Suplai Ban MotoGP Hingga 2026

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 16 Sep 2021 15:22 WIB
Ban Michelin untuk MotoGP
Michelin akan suplai ban untuk balap MotoGP hingga 2026. Foto: Michelin
Jakarta -

Michelin resmi memperpanjang kontrak dengan Dorna Sports. Kesepakatan itu membuat Michelin bertahan sebagai pemasok ban tunggal di ajang MotoGP hingga tahun 2026.

Sebagai informasi, pabrikan ban asal Prancis itu telah menjalin kemitraan di MotoGP sejak 2016. Adanya kontrak baru hingga 2026 membuat kerja sama Dorna Sports bersama Michelin akan berjalan selama 10 tahun.

CEO Michelin Group, Florent Menegaux, mengatakan bahwa ia sangat antusias dengan pencapaian perjanjian baru tersebut. Terlebih ban Michelin banyak terlibat dalam pemecahan rekor kecepatan di kompetisi balap motor terpopuler sejagat itu.

"Kami sangat puas dengan hasil yang diperoleh dari kembalinya Michelin ke MotoGP, dan hari ini kami telah memperluas kemitraan kami dengan Dorna Sports secara alami. Kami sangat bangga dengan kemajuan teknologi yang dibuat dengan ban kami, serta banyak catatan sirkuit yang dibuat bersama dengan mitra kami," kata Florent Menegaux, seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, juga senang dengan kesepakatan perpanjangan sponsorship bersama Michelin ini. "Michelin telah menjadi mitra yang penting bagi MotoGP sejak menjadi pemasok ban kelas utama pada 2016," kata Ezpeleta.

"(Mereka) membantu kami menciptakan salah satu periode kompetisi terbesar dalam sejarah balap Grand Prix, sepeda motor. Saya senang bahwa kami akan mencapai satu dekade kolaborasi dan saya berharap kami dapat terus membangun bersama di atas fondasi yang luar biasa ini. Kesepakatan ini adalah berita fantastis bagi kita semua di kejuaraan," sambungnya.

Di musim 2021 ini Michelin sempat menjadi sorotan beberapa pebalap karena ban belakang Michelin mengalami mengalami masalah di seri MotoGP Inggris, di Sirkuit Silverstone. Valentino Rossi, Joan Mir, Pol Espargaro, Francesco Bagnaia, termasuk Takaaki Nakagami mengeluhkan kondisi ban belakang Michelin yang dirasa cepat terkikis, sehingga membuat traksi atau daya cengkeram ke aspal melemah. Akibat masalah itu, mereka pun tidak bisa mengeluarkan performa terbaiknya.

(lua/din)