Misteri Kendornya Penampilan Johann Zarco di MotoGP Aragon 2021

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Selasa, 14 Sep 2021 11:46 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 07: Johann Zarco of France and Pramac Racing heads down a straight during the MotoGP of Styria - Qualifying at Red Bull Ring on August 07, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Aksi Johann Zarco di MotoGP Austria 2021 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Johann Zarco memulai balap di MotoGP Aragon 2021, Minggu (12/9/21) dengan buruk. Pebalap tim satelit Ducati ini, start dari posisi ke-10 dan harus berupaya keras untuk masuk ke posisi depan.

Namun ketika lampu hijau dinyalakan, Zarco terlihat langsung kesulitan mencari pace dan racing line. Hal ini yang membuat posisinya harus kendor ke-13 di lap pertama.

Di awal-awal balap, posisi Zarco kian terancam oleh manuver Miguel Oliveira yang tampil lebih tenang. Usai berhasil dilewati dengan mudah oleh Oliveira, posisi Zarco kian terancam.

Di akhir balapan, Zarco semakin terperosok ke posisi ke-17 dan tepat berada di belakang Danillo Petrucci dan Cal Crutchlow.

Kendornya penampilan pebalap asal Perancis ini sebenarnya sudah tercium sejak MotoGP Inggris 2021. Kala itu, Johann Zarco yang start dari posisi ke-9, harus puas finish di urutan ke-11.

Zarco tercatat pernah punya masalah serius pada lengannya. Cedera arm pump khas' pebalap MotoGP, sempat menghantuinya di beberapa balapan terakhir. Namun di MotoGP Aragon 2021 ini, menurut Zarco bukan itu penyebabnya.

"Di pekan ini, lengan saya terasa lebih baik. Saya tidak merasakan sakit dan bisa balapan dengan normal," papar Zarco di sesi wawancara bersama MotoGP usai MotoGP Aragon 2021.

"Saya rasa, kami harus memperbaiki motor kami untuk dapat lebih menahan 'rasa sakit' di trek yang banyak tikungan ke kiri ini," papar Zarco.

"Jadi intinya masalah ini terjadi bukan karena lengan saya. Saya rasa sesuatu hilang dari motor ini, saya tidak tahu apa dan sulit untuk diketahui," Zarco.

Di MotoGP Aragon 2021 ini, menariknya Zarco menggunakan ban depan medium. Namun lagi-lagi menurutnya, bukan ban yang jadi sebab turunnya performa pebalap berusia 31 tahun ini.

"Saya memilih ban ini, karena saya tidak dapat menemukan 'feeling' dengan ban keras. Itu sebabnya saya gunakan ban ini," papar Zarco.

"Jelas saya berharap treknya tidak sepanas ini. Tapi ya, balapan sudah terjadi dan memang balapan kali ini sangat sulit bagi saya," papar Zarco.

Performa Zarco di MotoGP 2021 ini terbilang cukup menjanjikan di awal-awal seri. Dari 13 seri, Zarco sudah empat kali finis di posisi ke-dua dan dua kali finis di posisi ke-empat.

Kini Zarco menghuni posisi ke-empat klasemen sementara MotoGP 2021 dengan torehan 137 poin. Zarco terpaut 20 poin dengan Joan Mir yang mulai kokoh di posisi ke-tiga.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)