Wejangan Rossi Bikin Bagnaia Bisa Asapi Marquez di MotoGP Aragon

Tim Detikcom - detikOto
Senin, 13 Sep 2021 08:30 WIB
Ducati Italian rider Francesco Bagnaia celebrates on the podium after winning the Moto Grand Prix of Aragon at the Motorland circuit in Alcaniz on September 12, 2021. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Francesco Bagnaia memenangi MotoGP Aragon berkat wejangan dari Rossi (AFP/LLUIS GENE)
Jakarta -

Francesco Bagnaia memenangi balapan MotoGP pertamanya usai mengasapi Marc Marquez di MotoGP Aragon. Ada peran besar Valentino Rossi dalam sukses tersebut.

Sederet catatan impresif dibuat Bagnaia usai dia memenangi MotoGP Aragon, Minggu (12/9) malam WIB. Yang paling berkesan untuknya tentu saja karena ini merupakan kemenangan perdana yang dia raih di ajang MotoGP.

Hal lainnya, podium teratas di Aragon sekaligus menjadi yang pertama diraih pebalap Italia musim ini. Setelah Franco Morbidelli cedera, Andrea Dovizioso hengkang, dan Valentino Rossi terus menurun performanya, Italia tak punya pebalap yang benar-benar bisa diandalkan.

Yang terasa sangat spesial dari kemenangan malam tadi tentu saja duel Bagnaia dengan Marc Marquez. Beberapa kali Bagnaia berhasil menjinakkan upaya-upaya agresif Marquez untuk merebut posisi terdepan darinya.

Dalam keterangannya usai balapan, Bagnaia menyebut sukses di Aragon banyak terbantu Rossi. The Doctor memberi masukan penting buatnya sehingga mampu mempertahankan keunggulan dan mengasapi Marquez. Termasuk dalam pemilihan ban.

"Saya harus memberinya pelukan karena dia menyarankan saya turun balapan memakai kombinasi ban hard-soft. Kemarin (Sabtu) saat saya pergi dari motorhome-nya, dia bilang 'hard-soft, hard-soft, hard-soft," kata Bagnaia dikutip dari TheRace.

Bagnaia kini menjadi pebalap lulusan Akademi VR46 yang berhasil memenangi balapan MotoGP selain Franco Morbidelli. Kerja kerasnya selama ini akhirnya terbayar.

"Kemenangan ini juga merupakan kemenangan akademi (VR46), itu pasti. Karena kamu sudah bekerja setiap hari, berupaya untuk lebih baik setiap hari. Mereka banyak membantu kami, setiap hari mereka meminta kami melakukan lebih baik, dan kami mencobanya, kami berpikir untuk menjadi lebih baik setiap hari."

"Dan Vale kemarin berkata ke saya, dia meyakinkan ke saya, kalau hari ini (minggu) adalah harinya saya, karena dia melihat kecepatan yang saya punya. Dia bilang Marc adalah yang tercepat, tapi saya yang kedua dengan kecepatan yang saya miliki," papar rider 24 tahun itu.

Simak video '4 Rekor Unik Bagnaia di MotoGP Aragon':

[Gambas:Video 20detik]



(din/rgr)