Bagnaia Heran Tak Habis Pikir: Kenapa Marquez Terus Menyerangku?

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 14 Sep 2021 06:35 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 12: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team leads Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team  during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon - Race at Motorland Aragon Circuit on September 12, 2021 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Pertarungan Francesco Bagnaia vs Marc Marquez di MotoGP Aragon 2021 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Kemenangan perdana Francesco Bagnaia terjadi di MotoGP Aragon 2021. Tapi dia dibuat tak habis pikir dengan Marc Marquez, yang terus menyerangnya padahal ban motor sudah aus.

Francesco Bagnaia finis terdepan dalam MotoGP Aragon, Minggu (12/9/2021) malam WIB. Pebalap Italia ini berhasil mengatasi serangan Marc Marquez, yang akhirnya finis dalam jarak 0,673 detik di posisi dua.

The Baby Alliens mencoba segala upaya untuk bisa merebut posisi terdepan. Sebab Marquez adalah raja Aragon, pebalap yang selalu mendominasi Aragon sejak pada tahun 2013-2020, itu pun dengan catatan cedera Marquez yang dialami pada musim lalu. Dia berhasil 5 kali menjadi juara.

Perebutan posisi terdepan mulai terjadi saat balapan menyisakan tiga lap. Bagnaia sadar betul daya cengkeram ban hard-soft yang digunakannya sudah mulai berkurang.

Baginya, memilih bertahan daripada menyerang adalah pilihan bijak. Dia juga berpikir saat ban sudah kehilangan grip, serangan Marc Marquez akan sia-sia karena motornya bisa berakhir tidak sesuai keinginan rider.

"Saya memutuskan untuk tetap di depan karena itu adalah posisi terbaik, ketika Anda berada di trek dengan sedikit grip seperti ini, lebih mudah untuk bertahan daripada menyerang," ujar Pecco Bagnaia seperti dikutip Motosan.es, Senin (13/9/2021).

"Saya tahu dia tidak akan menyalip saya sampai akhir, itu akan sia-sia baginya, tetapi ketika dia melakukannya, saya menyadari bahwa dia tidak bisa berhenti seperti yang dia inginkan karena ban belakang sudah aus," sambung dia.

Saat disalip Marc Marquez, Bagnaia, yang merupakan jebolan akademi VR46, fokus untuk tidak melepaskannya dari setiap tikungan. Pecco dengan tenang selalu berhasil mengambil alih posisi usai disalip Marc Marquez.

"Dia bisa saja melewati garis finis, saya hanya berpikir untuk tidak meninggalkannya satu tikungan pun di depan, jika tidak maka akan sulit untuk menyalipnya," ujar Bagnaia.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)