Mantap! Sirkuit Mandalika Sudah Diaspal 100%, Ini Penampakannya

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 16 Agu 2021 12:56 WIB
Progres pembangunan Sirkuit Mandalika
Pembangunan track lane Sirkuit Mandalika rampung, siap ikuti homologasi. Foto: dok. Mandalika Grand Prix Association
Jakarta -

Pembangunan track lane atau lintasan utama Sirkuit Mandalika akhirnya rampung 100%. Sirkuit Mandalika pun siap mengikuti tahap homologasi dari FIM dan Dorna agar bisa mengajukan diri sebagai tuan rumah Word Superbike (WSBK) bulan November nanti. Lalu seperti apa penampakan track lane Sirkuit Mandalika yang sudah jadi itu?

Tanggal 15 Agustus 2021 menjadi tanggal yang bersejarah, sebab lapisan ketiga atau lapisan terakhir aspal Sirkuit Mandalika berhasil dihamparkan 100% ke area track lane. Ini menjadi kado yang manis bagi bangsa Indonesia yang akan merayakan hari kemerdekaan pada 17 Agustus 2021.

Untuk bisa menggelar ajang balap sekelas MotoGP, jenis aspal yang digunakan tidak boleh sembarangan. PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) mendatangkan langsung aspal dari Inggris untuk memoles lapisan ketiga atau lapisan paling atas.

[Gambas:Instagram]


Dikutip dari Antara, aspal yang digunakan adalah Stone Mastic Asphalt (SMA) terbaru. SMA adalah bahan campuran aspal dan digunakan untuk melapisi permukaan atas aspal. Lapisan aspal ini diperuntukkan demi memperkuat struktur lapisan permukaan lintasan supaya tetap kuat, dengan prinsip kontak stone by stone untuk memperkuat struktur lapisan. Karena stone by stone, sehingga volume aspalnya sedikit.

"Ini type aspal yang memiliki daya penetrasi tinggi atau Penetration Grade (PG) 82. Dan PG 82 ini baru keluar 2014-2015, sehingga tidak semua sirkuit di dunia menggunakan aspal ini," ujar Direktur Konstruksi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dwianto Eko Winaryo.

Total ada tiga lapis aspal di track lane Sirkuit Mandalika, yang memiliki panjang 4.310 m (4,3 km) dengan 17 tikungan. Lapisan aspal bawah menggunakan batu dari Lombok Utara dan Lombok Timur. Selain itu batu Tau agregat kasar juga didatangkan dari Palu, Sulawesi Tengah, untuk memperkuat struktur lintasan utama.

Selain track lane, pembangunan fasilitas pendukung juga terus dikebut, seperti hotel, infrastruktur jalan, medical center, dan lainnya. Jika semua berjalan sesuai rencana, Indonesia bisa menggelar FIM Superbike World Championship (WSBK) pada 12-14 November 2021.

Simak video 'Melihat Kelebihan dari Aspal yang Digunakan di Sirkuit Mandalika':

[Gambas:Video 20detik]



(lua/rgr)