Cerita Rossi Kaget Setengah Mati Sempat Nangkring di Posisi 3 MotoGP Austria

Doni Wahyudi - detikOto
Senin, 16 Agu 2021 06:09 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 15: Iker Lequona of Spain and Red Bull KTM Factory Racing
 leads Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT  during the MotoGP race during the MotoGP of Austria - Race at Red Bull Ring on August 15, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Valentino Rossi nyaris naik podium di MotoGP Austria (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

MotoGP Austria berjalan menegangkan dan berakhir dengan dramatis. Salah satu cerita yang paling menarik dari race tersebut adalah Valentino Rossi yang tiba-tiba duduk di posisi tiga hanya beberapa lap sebelum balapan tuntas.

MotoGP Austria yang dilangsungkan di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (15/8) malam tadi menjadi balapan paling sengit yang terjadi di musim 2021 ini. Pucuk pimpinan balapan berulang kali berganti, di mana terjadi persaingan sengit antara Francesco Bagnaia, Marc Marquez, dan Fabio Quartararo.

Tapi klimaks persaingan menjadi juara terjadi lima lap sebelum race tuntas, dan tiga lap terakhir ketika hujan deras tiba-tiba turun nyaris merata. Ketika itu kelompok pebalap di posisi paling depan, yang diisi Marquez, Joan Mir, Bagnaia, Quartararo, dan Martin, masuk pit berbarengan untuk mengganti motor.

Saat lima pebalap terdepan itu masuk pit, rombongan di belakangan memutuskan nekat bertahan di balapan basah pakai ban slick. Binder langsung memimpin balapan, Aleix Espasrgaro di posisi dua, dam Valentino Rossi di urutan ketiga. Betul, Rossi berada di posisi podium saat balapan sedikit lagi tuntas.

Momen keberadaan Rossi di posisi podium sempat bikin heboh penonton di Red Bull Ring. Pendukung The Doctor yang terlihat menguasai tribun penonton bersorak girang, pun begitu dengan komentator balapan yang menyuarakan ketidakpercayaannya akan keberadaan Rossi di posisi podium.

Hanya saja, Rossi tak bisa mempertahankan posisi podium yang dia miliki. Dalam waktu singkat dia digeser pebalap lain meski sama-sama masih menggunakan ban slick.

"Saat saya tahu saya ada di posisi tiga, saya menjadi sangat emosional," kata Rossi kepada wartawan setelah balapan tuntas.

SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 15: Iker Lequona of Spain and Red Bull KTM Factory Racing leads Valentino Rossi of Italy and Petronas Yamaha SRT  during the MotoGP race during the MotoGP of Austria - Race at Red Bull Ring on August 15, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Valentino Rossi akhirnya finis di posisi delapan pada MotoGP Austria Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Rossi pada akhirnya finis di posisi delapan pada MotoGP Austria. Hasil terbaik dia di sepanjang MotoGP 2021. Capaian itu diakui Rossi dia raih dengan penuh perjudian, lantaran harus memakai ban slick di lintasan basah.

"Andai ketika itu tinggal satu lap lagi, saya akan bisa finis di atas podium. Saat melesat di lintasan lurus saya tak tahu saya ada di posisi berapa. Saat saya tahu saya ada di urutan tiga, saya malah jadi khawatir," lanjut pebalap 42 tahun itu.

Jika bisa naik podium, itu akan menjadi podium Rossi yang ke-200 di sepanjang kariernya. Capaian yang, sayangnya, kini sulit sekali dia raih lantaran performa yang sudah sangat menurun dan persaingan yang makin ketat di papan atas. Apakah Rossi masih akan bisa naik podium di sisa kariernya yang bakal berakhir musim ini?

"Saya layak naik podium atau kemenangan. Jika itu terjadi...itu akan menjadi podium ke-200. Tanya pada Dorna apakah merekan akan memberikannya ke saya. Saya sudah sering kali kalah sekarang ini," canda Rossi.

Rossi terlihat sangat gembira dengan pilihan untuk bertahan dengan ban slick di balapan basah. Saat masuk pit lane untuk memarkir motor dia juga dapat sambutan luar biasa dari kru tim lain dan tentunya dari kru Petronas Yamaha SRT sendiri.

Simak juga video 'Rossi Sempat di Jalur Podium Saat Marquez Cs Ganti Motor':

[Gambas:Video 20detik]



(din/din)