Red Bull Ring yang 'Terkutuk': Horor Morbidelli-Zarco, Rossi Hampir Mati, dan Motor Hangus

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 11 Agu 2021 07:10 WIB
The motorbikes of Aprilia Italian rider Lorenzo Savadori and KTM Spanish rider Dani Pedrosa are transported from the race track following a crash after the start of the Styrian Motorcycle Grand Prix at the Red Bull Ring race track in Spielberg, Austria on August 8, 2021. (Photo by ERWIN SCHERIAU / APA / AFP) / Austria OUT
Motor Dani Pedrosa, Lorenzo Savadori terbakar. Foto: AFP/ERWIN SCHERIAU.
Jakarta -

Sirkuit Red Bull Ring di Austria dalam setahun terakhir menyajikan balapan MotoGP 'horor'. Sirkuit itu seperti kena kutuk dengan serangkaian kecelakaan nahas terjadi, yang untungnya sejauh ini belum meminta korban jiwa.

Tahun lalu, dua kali MotoGP digelar di Sirkuit Red Bull Ring, dua kali pula terjadi kecelakaan nahas.

Pertama kecelakaan mengerikan Franco Morbidelli dan Johann Zarco yang membuat motor mereka hancur berantakan. Insiden pada MotoGP di Red Bull Ring tahun lalu itu bermula saat keduanya bersenggolan dalam kecepatan tinggi, motor kedua pebalap itu terseret di aspal dan gravel. Tak berhenti sampai di situ, kedua motor tersebut lantas melayang di udara saat melewati tikungan.

Dalam prosesnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales nyaris kehilangan nyawa karena motor kedua pebalap tersebut melintas di depan mereka hanya berjarak beberapa meter saja. Rossi dalam wawancara usai balapan, mengakui kalau dia bisa saja mati jika terhantam motor terbang di atas lintasan.

Johan Zarco crash Morbidelli GP AustriaJohan Zarco crash Morbidelli GP Austria Foto: Dorna

Kecelakaan Zarco dan Morbidelli membuat red flag sampai dikibarkan. Saking dahsyat dan mengerikannya momen tersebut, motor kedua pebalap tersebut sampai hancur berantakan. Serpihan-serpihan berbagai komponen melayang di udara dan berserakan di aspal Red Bull Ring.

Sepekan kemudian pada Minggu (23/8/2020) lalu, giliran Vinales yang merasakan 'horor' Sirkuit Red Bull Ring. Karena mengalami masalah pada pengereman, Vinales menjatuhkan diri dari motornya di kecepatan 230 km/jam pada tikungan pertama.

Vinales sengaja 'melompat' dari tunggangannya dan membiarkan motornya meluncur tak terkendali hingga menabrak air fence. Motor itu pun tampak hancur dan terbakar. Vinales sendiri selamat, bahkan ia langsung berdiri. Bendera merah (red flag) dikibarkan lagi.

Dan yang terbaru tentu saja yang terjadi di akhir pekan kemarin. Peristiwa mengerikan yang bisa saja merenggut korban jiwa terjadi ketika motor Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori terbakar setelah tabrakan.

Red Flag! Vinales Jatuh, Motor Nyelonong dan TerbakarRed Flag! Vinales Jatuh, Motor Nyelonong dan Terbakar Foto: 20detik

Beberapa pebalap MotoGP mengakui bahwa Sirkuit Red Bull Ring sangat menuntut pengereman keras. Kecelakaan yang dialami Vinales sampai motornya terbakar tahun lalu disebabkan masalah teknis pada motornya, khususnya bagian pengereman.

Apa kata pebalap soal serangkaian kejadian mengerikan di Red Bull Ring?

Klik halaman selanjutnya.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]