Maaf! Petronas SRT Tak Mau Pakai Pebalap Tua, Dovizioso Ditolak

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 30 Jul 2021 13:20 WIB
VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 07: Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team looks on in box during the qualifying for the MotoGP of Europe at Comunitat Valenciana Ricardo Tormo Circuit on November 07, 2020 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Andrea Dovizioso Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Petronas Yamaha SRT tengah mencari pebalap baru untuk mengarungi musim MotoGP 2022. Tapi Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali menutup peluang bagi pebalap yang sudah berumur.

Tim satelit itu berpotensi kehilangan dua pebalapnya; Franco Morbidelli, dan Valentino Rossi. Seperti diketahui Valentino Rossi tengah dihadapkan dengan keputusan gantung helm, sedangkan Morbidelli memiliki kans untuk promosi ke tim pabrikan setelah Maverick Vinales memutuskan mundur dari Yamaha di akhir musim 2021.

Sementara Andrea Dovizioso belum menemukan pelabuhan baru usai rehat dari MotoGP 2021. Pebalap Italia itu saat ini menjadi test rider Aprillia. Pebalap berusia 35 tahun itu kerap dikaitkan dengan tim satelit, tapi bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali menutup peluang bagi Andrea Dovizioso.

"Ini adalah ide yang sangat menarik, tetapi, dengan rasa hormat terbesar untuk Valentino, kami tidak ingin menemukan diri kami dalam situasi yang serupa seperti tahun ini," ujar Razlan Razali seperti dikutip dari MCN, Jumat (30/7/2021).

Dia tak menampik jika Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso merupakan pebalap hebat. Namun kompetisi MotoGP saat ini sudah berada di level yang berbeda. Razali melanjutkan khusus Dovizioso lebih dikhawatirkan karena sudah absen satu tahun dari MotoGP.

"Keduanya adalah pebalap yang fantastis, tetapi levelnya telah meningkat pesat. Valentino lebih cepat dari tahun lalu, tetapi memiliki kesulitan untuk mencetak poin. Dovizioso absen selama setahun," ujar Razali.

Razali ingin bekerja sama dengan rider muda. Sembilan pebalap teratas Moto2 saat ini sedang dipertimbangkan.

"Kami ingin membentuk pebalap seperti yang sudah kami lakukan dengan Fabio Quartararo," tambah Razali.

'Kami melihat Moto2, dari tempat pertama hingga kesembilan, di situlah Xavi berada. Masih ada pembalap yang tersedia, seperti Marco Bezzecchi, Joe Roberts dan Marcel Schrötter," ungkap dia.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)