Tanpa Holeshot Device, Motor MotoGP Suzuki Lebih Lambat 0,4 Detik

ADVERTISEMENT

Tanpa Holeshot Device, Motor MotoGP Suzuki Lebih Lambat 0,4 Detik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 05 Jul 2021 13:59 WIB
Spains rider Alex Rins of the Team SUZUKI ECSTAR leads on Spains rider Joan Mir of the Team SUZUKI ECSTAR and Spains rider Pol Espargaro of the Red Bull KTM Factory Racing in the MotoGP race during the European Grand Prix in Valencia, Spain, Sunday, Nov. 8, 2020. (AP Photo/Alberto Saiz)
Suzuki belum memiliki holeshot device belakang. Akibatnya, motor Suzuki lebih lambat 0,4 detik. Foto: AP/Alberto Saiz
Jakarta -

Suzuki menjadi satu-satunya pabrikan yang belum menggunakan perangkat holeshot device belakang di MotoGP. Akibatnya, motor MotoGP Suzuki GSX-RR yang ditunggangi Joan Mir dan Alex Rins diklaim lebih lambat.

Suzuki memang telah memiliki holeshot device untuk bagian depan. Tapi untuk holeshot device bagian belakang belum disematkan pada motor MotoGP Suzuki. Holeshot device bagian depan memang bermanfaat, tapi hanya bisa dipakai sekali yaitu pada start. Sementara holeshot device bagian belakang bisa menyesuaikan ketinggian motor, bahkan saat balapan berlangsung. Hal itu membantu mengurangi gejala wheelie saat akselerasi keras ketika keluar dari tikungan ke lintasan lurus yang panjang.

"Suzuki menghitung di setiap lintasan. Misalnya, di Sachsenring kami kehilangan 0,4 detik. Dan di Assen, saya tidak tahu persis, kami pikir kami kalah 0,3 detik," kata Alex Rins dikutip Crash.

"Tergantung treknya. Misalnya, di Qatar tanpa perangkat belakang ini, pasti di lintasan lurus membutuhkan waktu (lebih lambat) 0,3, 0,4 detik."

"Di Sachsenring kami merasakannya dalam balapan dan melihat dari kamera helikopter Anda dapat menilai bahwa yang lain menjauh dari Joan dan saya, kami tidak memiliki kesempatan untuk menyalip pembalap di depan," ucap Rins.

Perangkat holeshot device bagian belakang ini sudah dalam pengembangan di markas Suzuki di Hamamatsu, Jepang. Kabarnya tak butuh waktu lama untuk menyematkan perangkat itu ke motor Rins dan Mir.

"Sudah lama kami meminta holeshot device belakang ini. Yang pasti Suzuki bekerja keras, tetapi mereka ingin membawa sesuatu ketika mereka yakin mereka bekerja dengan baik," kata Rins.

"Secara teoritis, mereka akan membawanya untuk balapan kedua di Austria. Jadi saya pikir (test rider Sylvain Guintoli) akan mencobanya sebelum itu, atau Tsuda, test rider Jepang, di Jepang."

"Tidak mudah ketika semua orang menggunakan item baru ini dan kami sedikit terlambat. Tapi motor kami bekerja dengan baik (tanpa itu), jadi ini juga yang penting," ucapnya.



Simak Video "Ada Nomor #63 dalam Nomor Balap #1 Bagnaia"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT